Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsNusantaraKawaii!! Dua Anak Badak di Taman Nasional Ujung Kulon Lahir

Kawaii!! Dua Anak Badak di Taman Nasional Ujung Kulon Lahir

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020 Kementerian Lingkungan Hidup (LHK), mengumumkan kelahiran dua Badak Jawa di Taman Nasional (TN) Ujung Kulon, dengan jenis kelamin jantan dan betina. Kedua hewan baru tersebut dapat diketahui dari hasil monitoring tim Balai TN Ujung Kulon sejak bulan Maret hingga Agustus tahun 2020 dengan menggunakan 93 video kamera pengintai.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hingga Agustus tahun ini, jumlah kumulatif Badak Jawa menurut data terakhir KLHK, mencapai 74 individu, masing-masing 40 jantan dan 34 betina, dengan komposisi umur terdiri dari 15 adalah klaster anak dan 59 merupakan hewan usia remaja-dewasa.

BACA JUGA: Gajah Sumatera Lahir di Taman Safari Prigen, Ada yang Mau Jadi Orangtua Asuh?

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno pada penjelasan soal Badak Jawa di Jakarta (18/09) menyampaikan bahwa kondisi habitat Badak Jawa di TN Ujung Kulon terbukti masih baik, yang ditandai dengan kelahiran Badak Jawa. Tahun lalu, di TN Ujung Kulon juga terdapat empat kelahiran individu Badak Jawa.

“Kelahiran Badak Jawa di TN Ujung Kulon tersebut juga mempertegas bahwa populasi Badak Jawa terus mengalami perkembangbiakan alami dengan baik. Sehingga terus memberi harapan besar bagi kelangsungan hidup satwa langka spesies Badak Jawa,” jelas Wiratno.

Wiratno juga memastikan, perihal ketersediaan pakan Badak Jawa di semenanjung Ujung Kulon masih relatif sangat baik. Sehingga menjadi daya dukung kehidupan dan perilaku Badak Jawa pada saat ini dan masa yang akan datang.

Monitoring Lapangan

Wiratno kemudian menegaskan, walaupun dalam situasi pandemi COVID-19, monitoring lapangan terus dilakukan diantaranya melalui video kamera jebak masih terus berlanjut. Kegiatan monitoring dan pengamanan penuh (full protection) terus dilakukan hingga akhir Desember 2020.

“Pengambilan data dan observasi habitat terus dilakukan. Pandemi ini tidak menghentikan kegiatan lapangan KLHK khususnya petugas konservasi di TN Ujung Kulon dan taman nasional lainnya di Indonesia ,” ungkap Wiratno. Dirinya juga menyampaikan bahwa perintah Menteri LHK untuk tetap bekerja patroli dan kegiatan melindungi kawasan Konservasi termasuk satwa liar.

BACA JUGA: Gemasnya Si Nanda, Bayi Orangutan Keluarga Baru Taman Safari Prigen

“Dari satu kelahiran ke kelahiran selanjutnya dari Badak Jawa ini terus menyambung, dan ini memperkuat optimisme serta semangat kita. Terutama dalam situasi sangat sulit masa pandemi sekarang ini. Ini salah satu pesan substansial dari Menteri LHK. Ibu Menteri juga berkesempatan memberikan nama anak badak jantan “Luther” dan yang betina diberi nama “Helen” jelas Wiratno.

Menteri LHK, Siti Nurbaya pada pertemuan virtual menteri-menteri lingkungan hidup negara anggota G20 (16/09/2020), menegaskan bahwa Pemerintah sedikitnya mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak kurang dari 4 Triliun Rupiah untuk rehabilitasi lahan dan konservasi. Termasuk untuk kegiatan konservasi di Taman Nasional diantaranya TN Ujung Kulon yang merupakan rumah bagi Badak Jawa yang terus berkembang jumlah populasinya. (sir/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Ditanya soal Raffi Ahmad Jika Beneran Selingkuh, Ini Jawaban Nagita Slavina

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Raffi Ahmad kembali menjadi pembicaraan hangat karena isu perselingkuhan dengan salah seorang karyawan RANS Entertainment, Mimi Bayuh. Keduanya tertangkap kamera...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily