Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraKasus COVID-19 Menurun, Isolasi Terpadu Asrama Haji Batam Dinonaktifkan

Kasus COVID-19 Menurun, Isolasi Terpadu Asrama Haji Batam Dinonaktifkan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BATAM – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menonaktifkan lokasi isolasi terpadu di asrama haji setempat, seiring dengan makin berkurangnya warga yang masih aktif COVID-19 di daerah setempat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Asrama haji sementara dinonaktifkan, bukan ditutup,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Rabu.

BACA JUGA: Kasus Aktif COVID-19 di Batam Tinggal 7 Orang

Kebijakan itu diambil setelah berkoordinasi dengan Dirut RSUD Embung Fatimah, para camat dan kepala puskesmas mengenai kondisi terkini di masing-masing wilayah kerja.

BACA JUGA: Hampir 90 Persen Santri di Batam Sudah Dapat Suntikan Vaksin COVID-19

Berdasarkan koordinasi itu, disimpulkan bahwa isolasi terpadu untuk sementara tidak dibutuhkan lagi. Karena saat ini hanya tujuh orang yang masih aktif COVID-19, di kebanyakan di antaranya warga tanpa gejala yang menjalankan isolasi mandiri di kediamannya.

BACA JUGA: Bule Bisa Masuk Batam, Bintan dan Bali 14 Oktober, Berkah Atau Justru Musibah?

“Menurut pandangan kami, tidak persoalan kalau mereka (yang masih aktif COVID-19) menjalani isolasi mandiri mandiri, dan belum diperlukan isolasi terpadu,” kata dia.

Meski begitu, asrama haji tetap dipersiapkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan sebagai lokasi isolasi terpadu lagi.

BACA JUGA: Semua Korban Kecelakaan Kapal Kayu di Batam Ditemukan

Pemkot Batam, kata dia, tetap mewaspadai terjadinya gelombang ketiga COVID-19, karenanya isolasi terpadu Asrama Haji Batam belum ditutup.

“Karena kebijakan oleh negara yang disampaikan Presiden Joko Widodo agar kita jangan terlena dengan kondisi sekarang,” kata Wakil Wali Kota.

BACA JUGA: “Only For Tonight”, Kolaborasi Fitri Carlina dengan Big Marvel

Ia menyampaikan, internasional menganggap Indonesia sebagai negara paling berhasil penanganan COVID-10 dan paling baik pelaksanaan vaksinasi. Apalagi bila dibandingkan dengan negara tetangga, yang masih berhadapan dengan amukan COVID-19.

Namun, untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga dan keempat, ia mengingatkan seluruh masyarakat harus memagar diri dengan menerapkan protokol kesehatan.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR