Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsNusantaraKasus COVID-19 di Bangka Barat Bertambah 51 Orang

Kasus COVID-19 di Bangka Barat Bertambah 51 Orang

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MENTOK – Jumlah kasus warga yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu bertambah 51 orang sehingga secara keseluruhan menjadi 2.136 kasus selama pandemi berlangsung.

“Hari ini juga terjadi penambahan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh atau selesai menjalani masa karantina sebanyak 15 orang, dari Kecamatan Mentok dan Tempilang masing-masing enam orang, serta dari Simpangteritip tiga orang,” kata Juru Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Minggu.

Dengan adanya tambahan 15 orang yang hari ini dinyatakan sembuh atau selesai isolasi tersebut, jumlah pasien yang sudah sembuh menjadi 1.741 orang.

BACA JUGA: Pemkab Bangka Tengah Dorong UMKM Produksi Bahan Pangan Sesuai Standar – Nusadaily.com

“Sedangkan untuk jumlah pasien yang masih wajib menjalani masa karantina. Perawatan atau isolasi mandiri di rumah masing-masing menjadi sebanyak 373 pasien,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan jumlah kasus yang ditemukan selama pandemi COVID-19 berlangsung sebanyak 2.136 kasus. Jumlah pasien dinyatakan sembuh sebanyak 1.741, meninggal dunia 22 kasus. Dan yang masih diwajibkan menjalani karantina, perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 373 orang.

Sebanyak 2.136 kasus yang ditemukan selama pandemi berlangsung berasal dari seluruh kecamatan. Yaitu dari Mentok sebanyak 826 kasus, Simpangteritip 153 kasus, Jebus 491 kasus, Parittiga 268 kasus, Kelapa 118 kasus dan dari Kecamatan Tempilang 280 kasus.

BACA JUGA: Djokovic Pertimbangkan Keikut Sertaannya di Olimpiade Tokyo – Noktahmerah.com

Menurut dia, tingginya jumlah warga yang dinyatakan terpapar virus corona jenis baru tersebut tidak terlepas dari semakin masifnya para petugas melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga yang memiliki kontak erat terhadap warga yang sebelumnya dinyatakan positif.

“Kami akan terus melakukan penelusuran, pelacakan dan pemeriksaan untuk mengetahui secara riil kondisi kesehatan masyarakat untuk memudahkan penanganan dan penanggulangan,” kata dia.

Dengan adanya penambahan kasus yang setiap hari lumayan tinggi tersebut. Ia berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Minimal memakai masker dengan baik dan benar saat beraktivitas di luar rumah.(eky)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...