Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraKasus Aktif COVID-19 di Batam Kini 5 Orang

Kasus Aktif COVID-19 di Batam Kini 5 Orang

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BATAM – Jumlah warga yang masih dinyatakan positif COVID-19 aktif di Kota Batam Kepulauan Riau kini sebanyak lima orang, bertambah dua dibandingkan pekan lalu Kamis (18/11).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Dinas Kominfo Batam Azril Apriansyah dalam keterangan, Kamis menyatakan hari ini terdapat tambahan dua kasus terkonfirmasi COVID-19, satu di antaranya bergejala.

BACA JUGA: BP Batam Tingkatkan Layanan Informasi Publik

Dari lima orang yang masih aktif COVID-19, dua di antaranya menjalani isolasi mandiri, dan masing-masing seorang dirawat di RS BP Batam, RS Elisabeth Batam Kota dan RS Budi Kemuliaan.

“Jumlah kasus konfirmasi kumulatif 25.839 orang,” keterangan Satgas.

Pada hari ini tidak tercatat tambahan yang sembuh, sehingga totalnya tetap 24.992 orang. Begitu pula yang meninggal hari ini tercatat nihil, hingga kumulatif 842 orang.

BACA JUGA: Bule Bisa Masuk Batam, Bintan dan Bali 14 Oktober, Berkah Atau Justru Musibah?

“Tingkat kesembuhan 96,72 persen, tingkat kematian 3,26 persen, dan kasus aktif 0,02 persen,” demikian keterangan Satgas.

Sementara itu, penyebaran virus corona relatif dapat dikendalikan. Kini tidak ada lagi kecamatan dengan zona merah.

Di daerah pulau-pulau penyangga, dari tiga kecamatan hinterland, Belakangpadang, Bulang dan Galang, semuanya menjadi zona hijau.

BACA JUGA: Pemkot-DPRD Batam Sepakati Ranperda Pembangunan Berbasis Pemberdayaan

Sedangkan di pulau utama, dari sembilan kecamatan, enam di antaranya zona hijau yaitu Sekupang, Batuampar, Nongsa, Sei Beduk, Batuaji, dan Sagulung.

Sedang tiga kecamatan lainnya zona kuning yaitu Lubukbaja, Batam Kota dan Bengkong.

Masih dalam laporan Satgas disebutkan, dari 842 kasus meninggal di Batam, 433 di antaranya tanpa komorbid, dan 409 lainnya dengan komorbid.

BACA JUGA: Via Vallen Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Apakah Kode Pernikahan?

Tercatat, penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah Diabetes Melitus sebanyak 216 kasus. Hipertensi sebanyak 182 kasus, dan Pneumonia sebanyak 104 kasus.

Masih dari laporan Satgas, hasil asesmen situasi COVID-19 Batam per 23 November 2021 adalah level 1.

Disebutkan penilaian transmisi komunitas tingkat 1 dengan kasus konformasi 0,13 per 100 ribu penduduk per pekan. Rawat inap 0,00 per 100 ribu penduduk per pekan, dan kematian 0,06 per 100 ribu penduduk per pekan.

BACA JUGA: Via Vallen Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Apakah Kode Pernikahan?

Lalu untuk testing dinilai memadai, dengan positivity rate 0,01 persen per pekan, tracing juga dinilai memadai dengan rasio kontak erat yang diperiksa 19,33 orang per kasus konfirmasi per pekan. Dan treatment memadai dengan 1,36 persen BOR per pekan.

Begitu pula dengan vaksinasi dinilai memadai, yang mencapai 98,75 persen untuk dosis pertama secara total. Dan untuk lansia sudah mencapai 81,16 persen untuk dosis pertama.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR