Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraKasus Aktif COVID-19 di Bantul Melandai Sisa 233 Orang

Kasus Aktif COVID-19 di Bantul Melandai Sisa 233 Orang

NUSADAILY.COM – BANTUL – Kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani karantina di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus melandai hingga hari Senin tinggal 233 orang, menyusul pasien sembuh lebih mendominasi dibanding kasus baru.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, di Bantul, Senin, kasus konfirmasi COVID-19 dalam sehari bertambah 18 orang, sementara kasus konfirmasi yang sembuh 59 orang, sedangkan kasus meninggal dunia bertambah satu orang.

Baca Juga: Selandia Baru Batalkan Strategi untuk Lenyapkan COVID-19

Dengan perkembangan kasus harian itu, maka total kasus positif COVID-19 di Bantul secara komulatif menjadi 56.720 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 54.929 orang, sementara kasus kematian akibat virus corona menjadi 1.558 orang.

Dengan demikian jumlah pasien COVID-19 yang masih menjalani karantina maupun isolasi di rumah sakit dan selter wilayah Bantul per hari Senin (4/10) tinggal 233 orang, tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Bantul.

Baca Juga: Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Kudus Melonjak Capai 51,33 Persen

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, berdasarkan kajian para ahli, penurunan angka orang terpapar COVID-19 di Bantul. Salah satunya karena banyaknya masyarakat yang telah divaksin, sehingga herd immunity atau kekebalan komunal mulai terbentuk.

“Harapannya dalam beberapa minggu terakhir ini, status level PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) di Kabupaten Bantul. Akan turun dari level 3 menjadi level 2,” katanya.

Baca Juga: Kasus Aktif COVID-19 Kota Tanjungpinang Capai 92 Orang, Tertinggi di Kepri

Di sisi lain, Bupati Bantul juga mengatakan, serbuan vaksinasi COVID-19 bersama TNI dan Polri serta pemerintah DIY terus mereka gencarkan. Guna mencapai target vaksinasi di Bantul hingga akhir Oktober nanti harus mencapai 80 persen.

“Vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar kita dalam menanggulangi COVID-19 dari dalam tubuh kita dengan mencipktakan peningkatan imunitas tubuh,” katanya. (nd6)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily