Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraIsak Tangis Ibunda Anak yang Diduga Diperkosa Kapolsek dengan Iming-iming Ayahnya Bebas

Isak Tangis Ibunda Anak yang Diduga Diperkosa Kapolsek dengan Iming-iming Ayahnya Bebas

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Seorang remaja berinisial S (20), anak seorang tersangka pencurian hewan di Parigi, Sulawesi Tengah, membuat pengakuan mengejutkan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Polres Labuhanbatu Bekuk Terduga Pelaku Pembunuhan Suryani, Korban Diperkosa Lalu Dibunuh

Dia diduga ditiduri oleh Kapolsek Parigi dengan iming-iming kebebasan sang ayah. Ibunda si anak menangis saat mendengar pengakuan buah hatinya.

S (20) memberikan kesaksian soal ajakan tidur dari Kapolsek Iptu IDGN ke sejumlah jurnalis Sulawesi Tengah. Peristiwa memilukan itu disebutnya sudah terjadi dua kali, dengan janji kebebasan ayahnya.

“Akhirnya saya pikir saya mau, karena saya kan mau papa saya keluar,” kata S.

Saat pengakuan itu meluncur dari mulut S, ibunya yang juga menyaksikan wawancara itu meraung. Tangis sang ibu pecah mendengar kesaksian anaknya.

S menuturkan, setelah selesai, Iptu IDGN memberinya uang dengan dalih bantuan untuk ibunya. Beberapa waktu kemudian, perbuatan itu diulangi oleh Iptu IDGN.

“Dia ajak lagi kedua kalinya, dan ada chat-nya. Harapan saya memang dia bisa mengeluarkan papaku,” kata S.

Polda Sulteng saat ini sedang menangani kasus tersebut. Si Kapolsek sudah dibebastugaskan.

“Hasil dari investigasi sampai dengan saat ini barang bukti yang sudah didapat adalah percakapan melalui WA,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto saat dihubungi, Sabtu (16/10).

Didik menyebut tim investigasi belum menemukan barang bukti lain dalam kejadian ini. Saat ini, tim investigasi masih terus bekerja.

“Untuk yang lainnya belum didapatkan,” imbuhnya.

Dijanjikan Ayahnya Bebas

S mengaku dirayu berkali-kali oleh Iptu IDGN agar mau tidur dengannya dengan janji ayahnya yang tengah ditahan di polsek akan dibebaskan.

“Saya datang malam dengan mama dia bilang, ‘Dek, kalau mau uang, nanti tidur dengan saya’. Terus beberapa minggu (kemudian) dia tawarkan lagi, dia rayu dia bilang, nanti dibantu sama Bapak kalau misalnya saya mau temani dia tidur,” ujar S dalam pengakuannya kepada sejumlah jurnalis, Senin (18/10/2021).

S awalnya tidak termakan oleh bujuk rayu Iptu IDGN. Namun, selama hampir 2 pekan Iptu IDGN terus membujuk S, dengan janji ayahnya selaku tersangka akan dibebaskan.

“(Iptu IDGN janji) mengeluarkan Papa, membebaskan Papa. Terus rayuannya begitu terus dia bilang. Selama 2 minggu sampai 3 minggu dia merayu terus,” ungkap S.

S, yang prihatin dengan kondisi ayahnya yang ditahan di polsek, akhirnya termakan bujuk rayu Iptu IDGN. S ingin ayahnya segera dibebaskan dari Polsek.

Peristiwa laknat itu akhirnya terjadi. Iptu IDGN dan S bertemu di salah satu hotel.

“Terus akhirnya saya mau, dan dia kasih saya uang, dan dia bilang ini untuk Mama kamu, bukan untuk membayar kamu, ini untuk membantu Mama karena dia kasihan Mama,” ujar S.

Belum sampai menepati janjinya, Iptu IDGN di kemudian hari malah kembali mengajak S untuk tidur.

“Dia ajak lagi kedua kalinya, dan ada chat-nya. Harapan saya memang dia bisa mengeluarkan Papaku,” kata S.

Sebelumnya diberitakan, tim investigasi dari Polda Sulteng telah mengantongi bukti chat mesra Iptu IDGN ke S melalui WhatsApp.

BACA JUGA: Polri Minta Punya Bukti Baru Silakan Serahkan di Kasus ‘Ayah Perkosa 3 Anak’

“Hasil dari investigasi sampai dengan saat ini barang bukti yang sudah didapat adalah percakapan melalui WA,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto saat dihubungi, Sabtu (16/10).(han)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily