Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsNusantaraHarga Makanan Pemicu Deflasi 0,25 Persen di Sulawesi Selatan

Harga Makanan Pemicu Deflasi 0,25 Persen di Sulawesi Selatan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAKASSAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat angka deflasi di provinsi tersebut pada Juni 2021 sekitar 0,25 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,13 poin, dan sektor makanan, minuman dan tembakau menjadi pemicunya.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel Akmal di Makassar, Kamis, mengatakan penyebab deflasi di daerah tersebut karena menurunnya beberapa indeks harga-harga dan yang dominan pada sektor makanan, minuman dan tembakau.

BACA JUGA : Duh! Daya Beli Rakyat Jeblok Juni ‘Diramal’ Bakal Deflasi – Nusadaily.com

“Faktor pendorong terjadinya deflasi itu disebabkan adanya penurunan indeks harga pada beberapa kelompok yang memiliki kontribusi cukup besar, seperti makanan, minuman dan tembakau,” ujarnya.

Ia mengatakan dari lima kota IHK yang menjadi sampel pendataan empat di antaranya mengalami deflasi dan satu kota lainnya mengalami inflasi.

BACA JUGA : Sepanjang Oktober 2020, Kota Malang Kembali Alami Deflasi – Noktahmerah.com

Lima kota di antaranya Bulukumba dengan deflasi minus 0,04 persen, Makassar minus 0,31 persen, Parepare minus 0,04 persen, Palopo minus 0,05 persen, dan Watampone yang inflasi 0,9 persen.

Akmal menjelaskan deflasi terjadi karena penurunan sebagian indeks kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,71 persen.

BACA JUGA : Alami Deflasi, OJK Optimis Perputaran Ekonomi di Kota Malang Bisa Tumbuh – Imperiumdaily.com

Kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen dan kelompok transportasi sebesar 0,51 persen.

Sementara beberapa kelompok pengeluaran mengalami inflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,04 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,03 persen.

Kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,01 persen. Dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,36 persen.

“Komoditas yang memberikan andil deflasi pada kelompok ini yaitu: penurunan harga ikan bandeng, cabai rawit, tarif angkutan udara, kangkung. Lalu air kemasan, bawang merah, cumi-cumi, cabai merah, baju muslim wanita, dan wortel,” ucapnya.(lal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu