Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsNusantaraGubernur Kalbar Terus Dorong Pertumbuhan Sawit dan Industrinya

Gubernur Kalbar Terus Dorong Pertumbuhan Sawit dan Industrinya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Gubernur Kalbar, Sutarmidji terus mendorong pertumbuhan sawit dan industrinya untuk menjaga ekonomi masyarakat dan daerah sehingga terus menjadi andalan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya yakin dengan harga minyak sawit mentah (CPO) yang terus naik maka ekonomi Kalbar pada triwulan III 2021 masih tumbuh baik di kisaran 9 – 10 persen. Untuk mengandalkan belanja pemerintah dalam mendongkrak ekonomi tentu tidak begitu meskipun nominal penerimaan bisa seperti tahun lalu,” ujarnya di Pontianak, Kamis.

BACA JUGA : Harga Sawit Kalbar Naik Berdampak Peningkatan Kesejahteraan Petani

Saat ini ia bersyukur perkebunan sawit rakyat secara luasan sudah mencapai 707.438 hektare atau hampir terkejar dengan punya perusahaan. Dengan begitu kenaikan harga sawit saat ini betul -betul dirasakan masyarakat dan dinikmati secara langsung.

“Luas perkebunan sawit yang ditanam 1,908 juta hektare dan untuk produksinya sudah mencapai 4,021 juta ton per tahun. Namun saya yakin kalau lahan dimaksimalkan produksi di atas 5 juta ton per tahun,” katanya.

BACA JUGA : Perkebunan Kedelai Boros Lahan Lima Kali Lipat Dibanding Kelapa Sawit

Menurutnya, produk kelapa sawit berupa CPO merupakan andalan ekspor Kalbar. Hanya saja menurutnya saat ini sebagian besar belum tercatat di pintu ekspor Kalbar.

“Kalau tercatat di Kalbar penerimaan pajak kita tentu besar. Kemarin dalam merdeka ekspor Kalbar meraih penghargaan terbaik ke empat,” jelas dia.

BACA JUGA : Pemkab Muba Sumsel Siap Gunakan Bensin Sawit ke Mobil Dinas

Ia mendorong OPD di Kalbar menggiatkan sektor pertanian dan perkebunan termasuk sawit. Sehingga wajah ekonomi Kalbar semakin baik pula.

“Sawit perlu kita jaga dan pasokan untuk pasar hitung betul – betul. Kita terus berupaya memberikan kemudahan dalam layanan kepada mereka yang bergerak di sektor sawit dan mendorong memaksimalkan. Kita terus memperhatikan sektor perkebunan dan pertanian,” jelas dia.

BACA JUGA : Soal Pendirian Pabrik Sawit, Sanusi: Itu Program Pusat, Malang Selatan Siap

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan kalbar M. Munsif menyebutkan bahwa realisasi volume ekspor CPO dari Kalbar sudah mencapai 490.083 ton selama Januari – Agustus 2021.

“Nilai ekspor CPO tersebut dari Januari – Agustus sudah sebesar 334,4 juta dolar AS,” katanya.

Menurutnya, Pelabuhan Kijing di Mempawah sebagai pintu ekspor Kalbar harus terus dimanfaatkan oleh perusahaan perkebunan karena sejauh ini baru sekitar 10 persen ekspor CPO dari pelabuhan berstandar internasional tersebut dari total produksi sawit di Kalbar.

“Meski masih sekitar 10 persen ekspor melalui Pelabuhan Kijing, namun nilai yang didapat Kalbar melalui bea keluar sudah mencapai Rp225 miliar dan pungutan ekspor Rp945 miliar atau total pajak ekspor bagi Kalbar Rp1,2 triliun. Untuk itu kami terus mendorong perusahaan memanfaatkan pelabuhan terbesar di Kalimantan tersebut,” katanya.(lal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu