Sabtu, September 25, 2021
BerandaNewsNusantaraFestival Anak Nusantara 2021 Angkat Permainan Tradisional dan Budaya

Festival Anak Nusantara 2021 Angkat Permainan Tradisional dan Budaya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAKASSAR – Festival Anak Nusantara (FAN) 2021 mengangkat permainan tradisional dan budaya membaca melalui Lapak Baca di Dusun Kuri Lompo, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

“Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli diperingati oleh Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Maros Komisariat Kecamatan Marusu dengan menyelenggarakan Festival Anak Nusantara (FAN) 2021,” kata Panitia FAN 2021 Fitri Amalia H di Makassar, Jumat.

BACA JUGA : Percepatan Vaksinasi, Perguruan Tinggi di Bawah Kemenparekraf Didorong Jadi Sentra Vaksinasi – Nusadaily.com

Menurut dia, kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari sejak Kamis (22/7) dan puncaknya pada Sabtu (24/7) di lokasi yang sama. Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Anak-Anak Nasional ini, katanya. Menggelar sejumlah kegiatan berupa lomba permainan tradisional anak, seperti lomba lari karung, lomba jaga gawang, dan lainnya.

Menurut Fitri, hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional terhadap generasi “post millenial” dalam hal ini anak-anak.

BACA JUGA : Sumsel Dipilih Kemenparekraf Tuan Rumah Ajang Triathlon 2021 – Imperiumdaily.com

Selain itu kegiatan ini bertujuan mengedukasi anak-anak agar berpola hidup sehat. Dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan selama beraktivitas di luar.

Sementara itu, salah seorang anak yang mengikuti kegiatan FAN 2021, Haris mengaku bersyukur masih bisa ikut merayakan Hari Anak-anak Nasional dengan cara sederhana namun penuh makna, karena bisa mengangkat kembali nilai-nilai budaya yang terancam punah.

BACA JUGA : Simbol Kebangkitan Nasional, Kemenparekraf Poles Pamor Desa Wisata Naik Kelas – Noktahmerah.com

“Apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19, sehingga kami harus belajar dan bermain dari rumah,” katanya.

Belum lagi karena dampak perkembangan teknologi, kata dia, anak-anak lebih cenderung menghabiskan waktu ikut permainan online (daring) yang tidak membuat badan bergerak dibandingkan bermain ala anak-anak pada era 1990-an yang interaktif dan membangun kerja sama tim dengan teman bermain.(lal)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...