Sabtu, September 25, 2021
BerandaNewsNusantaraDuh Kebangetan! Terganggu Suara Ngaji, Anggota DPRD Tutup Jalan Rumah Tahfiz

Duh Kebangetan! Terganggu Suara Ngaji, Anggota DPRD Tutup Jalan Rumah Tahfiz

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAKASSAR – Aminuddin, seorang Anggota DPRD, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), dari Fraksi PAN, menutup akses jalan menuju rumah penghafal Al-Qur’an (tahfiz), di Kota Makassar, dengan tembok.

Alasannya sangat sederhana, Amiruddin, mengaku kerap terganggu suara mengaji anak-anak penghafal Al-Qur’an yang dinilainya ribut.

Rumah Amiruddin, diketahui bersebelahan dengan Rumah Tahfiz Nurul Jihad, di Jalan Ance Deng Ngoyo Lr, 05, RT/RW 05, Kelurahan Masale, Kota Makassar.

Pintu belakang rumah tahfiz ini ditembok Amiruddin pada Kamis (22/7) lalu.

“Pak Amiruddin, anggota DPRD Pangkep. Dia tiap hari Sabtu-Minggu datang (ke rumahnya),” kata Ketua RW V Kelurahan Masale, Makassar, Abdul Aziz, saat ditemui di lokasi, Jumat (23/7).

“Saya dengar Tahfiz dianggap ribut karena mengaji. Kedua masalah kebersihan dan bajunya di situ dijemur. Itu yang dia tidak suka dianggap kotor,” kata Abdul Aziz.

Tidak hanya pintu belakang rumah tahfiz yang ditembok, ada juga pintu rumah warga lainnya yang tertutup akibat penembokan itu.

BACA JUGA: Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo pada Sabtu

“Jadi ada dua rumah yang tertutup setelah ditembok ini. Yang menutup ini atas nama Amiruddin yang punya rumah,” kata dia.

Sebelum melakukan penembokan, Amiruddin sempat mengirim keluarganya untuk memberitahu rencananya soal penembokan itu.

Hal itu tentu langsung ditolak olehnya lantaran harus mendapatkan persetujuan pemilik rumah tahfiz dan rumah yang lainnya.

Apalagi, wilayah yang ditembok itu adalah jalan yang masuk dalam kategori fasilitas umum (fasum).

BACA JUGA: Valeri Karpin Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Timnas Rusia

“Nah yang pemilik tahfiz Pak Faisal dan rumah warga yang satunya akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Panakkukang. Sudah ada suratnya di rumah untuk menyampaikan ini (penembok rumah) supaya datang,” terangnya.

Diketahui, Rumah Tahfidz ini lebih dulu berdiri daripada rumah milik Amiruddin, yaitu sekitar 1990-an. Saat jalan itu ditembok, Amiruddin tidak berada di lokasi karena tengah berada di Pangkep.

Camat Masale, Thahir Daeng Ngalli mengatakan ada dua bangunan yang terdampak pembangunan tembok, yaitu rumah tahfiz dan rumah warga lainnya.

Dikutip dari detik.com, Thahir menegaskan jalan yang berada di wilayah penembokan itu adalah fasilitas umum dan telah memberikan surat peringatan kepada pemilik rumah agar membongkar penembokan tersebut.

“Karena jalan, saya kasih surat peringatan melalui Ketua RW agar dibongkar,” tegas dia. (han)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...