Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsNusantaraDisporapar Jateng Tinjau Ulang Standar Keselamatan Objek Wisata

Disporapar Jateng Tinjau Ulang Standar Keselamatan Objek Wisata

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SEMARANG – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah akan meninjau ulang prosedur standar keselamatan di setiap objek wisata guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang menimpa pengunjung saat berwisata.

“Terkait dengan peninjauan prosedur standar keselamatan yang dimiliki destinasi wisata di Jateng, kami sudah berkomunikasi dengan para pengelola wisata,” kata Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N.Rachmadi di Semarang, Kamis.

BACA JUGA : Objek Wisata Air Mejobo Ditutup Tim Satgas COVID-19 Kudus – Nusadaily.com

Hal tersebut disampaikan Sinoeng menanggapi terjadinya kecelakaan tenggelamnya perahu wisata air di Waduk Kedung Ombo yang menewaskan sembilan orang wisawatan.

Peninjauan ulang prosedur standar keselamatan itu tidak hanya dilakukan pada objek-objek wisata yang berbasis waduk atau sejenisnya. Tapi juga wahana wisata lainnya.

BACA JUGA : Objek Wisata di Kabupaten Sukabumi Ditutup Guna Cegah Penyebaran COVID-19 – Imperiumdaily.com

Pengetatan itu, lanjut dia, menyangkut tentang penerapan prosedur standar keselamatan termasuk kaitannya adalah operator peralatannya dan kelaikan sarana prasarananya serta sarana penunjang yang mengutamakan keselamatan bagi pengunjung.

“Jika itu tidak dipenuhi, maka kami secara tegas akan menutup, ke depan beberapa wahana permainan dan wisata air. Serta waduk perairan darat lainnya untuk dikurasi atau diverifikasi standarnya,” ujarnya.

BACA JUGA : UNESCO Akui 17 Objek Wisata Belitung Sebagai Geopark Dunia – Noktahmerah.com

Terkait dengan perayaan Syawalan, pihaknya juga mewanti-wanti kepada pengelola destinasi wisata di kabupaten/kota se-Jateng untuk mengontrol jumlah kunjungan wisatawan guna menekan dan mencegah terjadinya kerumunan di objek wisata.

“Larangan mudik sudah dicabut, dan ini ada tradisi Syawalan di Jateng, maka kami mohon kepada teman-teman di kabupaten/kota. Untuk bisa memantau dan mengontrol agar tidak terjadi kerumunan,” katanya.(lal)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...