Selasa, Januari 25, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraDipicu Harga Rokok, Begini Kronologi Bentrok Kopassus-Brimob

Dipicu Harga Rokok, Begini Kronologi Bentrok Kopassus-Brimob

NUSADAILY.COM – PAPUA – Polda Papua ungkap kronologi bentrok TNI dan polisi di Tembagapura, Kabupaten Mimika pada Sabtu (27/11) karena dipicu oleh masalah rokok.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Begini Kronologi Bentrok Kopassus-Brimob versi Polisi

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyebut insiden ini terjadi di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika. Saat itu, enam anggota dari Satgas Amole tengah berada di lokasi berjualan rokok.

“Selanjutnya tiba Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok komplain mengenai harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 penugasan,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan dalam keterangan tertulis, Senin (29/11).

Dari protes tersebut kemudian berujung pada aksi pemukulan oleh personel Nanggala tersebut kepada anggota Brimob.

BACA JUGA : Kapolda Papua Pastikan Bentrok Brimob-Kopassus Sudah Selesai

Ia menyebutkan, mereka mengeroyok enam personel Satgas Amole Kompi 3 dengan menggunakan benda tumpul dan tajam. Namun demikian, Kamal belum merinci lebih lanjut mengenai jenis senjata yang digunakan oleh para anggota TNI.

“Pimpinan masing-masing setelah menerima laporan, langsung berkoordinasi untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, masalah tersebut kini sudah terselesaikan dengan damai. Hanya saja, proses penindakan disiplin terhadap masing-masing anggota yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan.

BACA JUGA : Terdengar Letusan Besar saat Kopassus-Brimob Bentrok di Papua

“Pasca kejadian tersebut situasi di Kabupaten Mimika khususnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua aman dan kondusif,” tandas dia.

Jenderal Andika Perkasa

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memerintahkan agar jajarannya mengusut dugaan pelanggaran pidana dalam peristiwa perkelahian di Papua tersebut.

Andika menuturkan, bahwa pihak militer telah menjalin koordinasi dengan Korps Bhayangkara untuk memproses hal tersebut di masing-masing institusi.

“Pusat Polisi Militer TNI bersama sama dengan Pusat Militer TNI AD sedang lakukan proses hukum terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” ucap Andika.

Bentrokan tersebut terekam oleh kamera dan tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @infokomando.official pada Minggu (28/11).

Dalam video tersebut terlihat suasana malam di sekitar wilayah barak yang sedah riuh oleh beberapa orang. Sempat terdengar juga satu kali suara kencang yang diduga letupan senjata api.(ros)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed