Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsNusantaraDiduga Edarkan Ganja, Tiga Orang Diangkap Polres Pasaman Barat

Diduga Edarkan Ganja, Tiga Orang Diangkap Polres Pasaman Barat

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SIMPANG EMPAT – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat menangkap tiga orang yang diduga pengedar narkotika jenis ganja di Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkung Aur, Kecamata Pasaman.

“Dari tangan pelaku kami amankan sejumlah barang bukti. Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih jauh,” kata Kepala Satuan Reskrim Narkoba Polres Pasaman Barat Iptu Eri Yanto, di Simpang Empat, Selasa.

BACA JUGA : Riuh ‘Barisan Celeng Berjuang’ Capreskan Ganjar di 2024

Ia mengatakan pelaku diamankan pada Jumat (8/10) dan baru diekspose saat ini karena ada pengembangan kasus. Sehingga saat itu belum bisa dipublikasikan.

Menurutnya ketiga pelaku adalah Syafruddin (43), Fahrudi Efendi (34), dan Andika Putra (30) warga Kecamatan Pasaman.

Transaksi Narkotika Jenis Ganja

Ia menyebutkan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di daerah Jorong Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman tepatnya di sebuah bengkel tambal ban di pinggir jalan lintas Pasaman Baru diduga sering dijadikan transaksi narkotika jenis ganja.

BACA JUGA : Miris! Mahasiswa di Medan Jual Ganja Buat Bayar Kuliah

Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan terhadap informasi itu.

Selanjutnya pada Jumat (8/10) sekitar pukul 13.30 WIB telah diamankan oleh polisi, pelaku Syafruddin karena diduga menyimpan ganja kering sebanyak dua paket sedang.

Setelah itu dilakukan pengembangan dan diamankan dua pelaku lainnya Fahrudi Efendi dan Andika Putra.

“Dari kedua orang tersebut diamankan barang bukti berupa dua paket sedang dan dua paket keci ganja kering,” ujarnya.

BACA JUGA : Disebut Celeng bukan Banteng Anggota PDIP Pro Ganjar, Begini Responnya

Dari tangan ketiga pelaku diamankan barang bukti dua paket ganja sedang yang dibungkus dengan plastik warna hitam, satu paket sedang ganja kering yang dibungkus dengan plastik warna biru, satu paket sedang ganja kering yang dibungkus menggunakan plastik warna bening.

Selain itu, dua paket kecil ganja kering yang dibungkus dengan plastik warna hitam, satu unit handphone merek Redmi warna hitam. Satu unit handphone merek i Cherry warna hitam dan uang tunai Rp 350.000.

“Pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya pula.(ros)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Puluhan Pedagang di Pasar Mangaran Ikut Sosialisasi Bahaya Jual Rokok Ilegal

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Situbondo bersama Bea Cukai Jember menggelar sosialisasi bahaya menjual rokok ilegal, Senin, 18 Oktober 2021....