Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsNusantaraBupati Temanggung "Ngopi" Bersama Dengan Puluhan Kiai

Bupati Temanggung “Ngopi” Bersama Dengan Puluhan Kiai

NUSADAILY.COM – TEMANGGUNG – Bupati Temanggung M. Al Khadziq “ngopi” (minum kopi) bersama puluhan kiai dan pengasuh pondok pesantren. Pada kegiatan “Ngopi Sore Temanggungan” yang bertepatan dengan Hari Kopi Sedunia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Khadziq di Temanggung, Jumat, mengatakan kegiatan minum kopi bersama sebenarnya sudah berlangsung setiap hari Jumat. Namun agenda ini terhenti dengan adanya pandemi COVID-19.

Baca Juga: Petani Temanggung Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Cabai

“Karena sekarang Temanggung masuk PPKM level 2 maka sejak Jumat pekan lalu kegiatan ngopi bareng akhirnya mulai lagi,” katanya.

Ia menyampaikan kegiatan ngopi bareng merupakan ngobrol santai sambil diskusi yang secara tidak langsung juga untuk mempromosikan kopi Temanggung.

Kegiatan Ngopi bareng yang berlangsung di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini diikuti oleh 20 kiai atau pengasuh pondok pesantren penerima bantuan dana hibah dari Pemkab Temanggung.

Baca Juga: 3 Jabatan Eselon II Dilelang Pemkab Temanggung

Khadziq menyampaikan di tengah situasi COVID-19 seperti sekarang ini Pemkab Temanggung merasa sangat terbantu. Terutama oleh peranan para kiai ponpes dan organisasi keagamaan termasuk NU.

“Pemkab Temanggung terbantu dalam mengendalikan kegiatan masyarakat yang dilakukan para kiai,” katanya.

Ia mencontohkan kemarin ketika ada ketentuan dari pusat saat Idul Adha, shalat id tidak bisa terlaksana. Maka para kiai juga yang menyampaikan kepada masyarakat sehingga Temanggung tetap kondusif. Ketika MUI, PBNU, dan PP Muhammadiyah meminta tidak berjamaah di masjid. Para kiai, pesantren, dan NU merupakan garda paling depan menjelaskan kepada masyarakat tentang pentingnya menghindari penyebaran COVID-19 di rumah ibadah.

Baca Juga: Temanggung Bangun Infrastruktur Air Bersih di 54 Titik

Ia menuturkan Pemkab Temanggung merasa sangat terbantu dan sangat berutang budi kepada para kiai, ponpes, dan organisasi-organisasi keagamaan. Karena telah menjadi barisan terdepan dalam ikut mengendalikan kegiatan masyarakat.

“Kalau tenaga medis menjadi barisan terdepan di rumah sakit, satgas COVID-19 menjadi barisan terdepan di jalan-jalan selama mengatur kegiatan masyarakat. Maka para kiai ini barisan terdepan dalam mengendalikan COVID-19 di lingkungan umat sehingga pemerintah sangat berterima kasih,” katanya.(nd3)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

PHK Besar-besaran Guncang Startup, Ini Penyebabnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dua perusahaan rintisan atau startup tanah air, PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja dan Zenius Education belum lama ini...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily