Rabu, Januari 26, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraBI NTT Siapkan Rp2,86 Triliun Uang Layak Edar untuk Natal Tahun Baru

BI NTT Siapkan Rp2,86 Triliun Uang Layak Edar untuk Natal Tahun Baru

NUSADAILY.COM – KUPANG – Kantor perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan uang tunai layak edar sebanyak Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat di provinsi berbasis kepulauan itu jelang hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Untuk tahun ini angkanya lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp2,1 triliun,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Daniel Prasetyo kepada wartawan di Kupang, Senin.

BACA JUGA : BI NTT Targetkan Perluas QRIS untuk Retribusi Semua Pasar Kota Kupang

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan media gathering yang melibatkan 24 media di Kota Kupang.

Daniel mengatakan bahwa kenaikan kebutuhan uang layak edar untuk Natal dan Tahun Baru itu karena diperkirakan kebutuhan akan uang tunai layak edar akan meningkat dibandingkan tahun 2020.

BACA JUGA : BI NTT Ajak Masyarakat Beli Produk UMKM

Pada tahun 2020 kasus COVID-19 ujar dia cukup meningkat serta masih adanya pemberlakuan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membuat aktivitas masyarakat berkurang.

“Nah tahun ini kasus COVID-19 sudah mulai menurun sehingga diperkirakan kebutuhan akan uang juga akan meningkat,” tambah dia.

BACA JUGA : Sembilan Jembatan di NTT Ambruk Akibat Badai Siklon Seroja

Untuk proses penukaran uang layak edar, ujar dia pihaknya tidak menyiapkan lokasi khusus. Namun masyarakat bisa ke perbankan atau juga ke sejumlah kas titipan BI yang ada di sejumlah kabupaten di NTT.

Selain itu, perekomian NTT juga di perkirakan tumbuh 2,44 persen-3,34 persen. Namun masih adanya pemberlakuan PPKM berpotensi menahan percepatan pertumbuhan ekonomi di NTT.

BACA JUGA : Demy Yoker, Pedangdut Osing, Konsisten Nyanyi dengan Bahasa Daerahnya

“Untuk 2021 kita proyeksikan pertumbuhan 2,44 hingga 3,34 persen, jadi ekonomi NTT ini masih prospektif,” kata Deputi Kepala perwakilan BI NTT, Heru Catur Wibowo.

Pertumbuhan ekonomi di NTT di tunjang dari sisi pengeluaran investasi yang tumbuh sebesar 6,66 persen, konsumsi rumah tangga tumbuh 1,67 persen. Dan kredit UMKM meningkat dan sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi di NTT.(lal)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed