Selasa, September 21, 2021
BerandaNewsNusantaraBelum Dialiri Listrik, Satu Dusun Golput, Ketua DPD: Ini Sebuah Ironi

Belum Dialiri Listrik, Satu Dusun Golput, Ketua DPD: Ini Sebuah Ironi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Seluruh warga Dusun Geruguk Geruguk Desa Kumang Jaya, Kecamatan Empanang kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat memutuskan untuk golput dalam Pilkada 9 Desember 2020 lalu , ini lantaran tempat tinggal mereka seja dulu belum dialiri listrik.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti merasa Prihatin dengan adanya keadaan tersebut, untuk itu dirinya meminta peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama Pemkab Kapuas Hulu.

“Kejadian warga satu kampung di Kapuas Hulu, Kalimatan Barat, golput sebagai bentuk protes karena dusunnya belum dialiri listrik merupakan sebuah ironi yang harus jadi perhatian kita bersama,” ujar LaNyalla, Jumat (11/12/2020).

KPU menyebut hanya ada 11 orang yang menyalurkan hak pilih di TPS Dusun Geruguk, itu pun hanya petugas TPS di daerah tersebut, lainya memilih golput sebagai bentuk protes atas tidak adanya aliran listrik di dsersh tersebut.

BACA JUGA: WC Seharga Rp 196,8 Juta, Ini Penjelasan Bupati Bekasi

“Ini merupakan pesan yang harus segera diperhatikan oleh pemerintah, khususnya pemerintah daerah. Oleh karena itu Pemkab Kapuas Hulu, Pemprov Kalbar, hingga pemerintah pusat, termasuk juga PLN, harus merespons cepat,” ucap LaNyalla.

Senator asal Dapil Jawa Timur itu meminta pemerintah segera memprioritaskan pembangunan infrastruktur listrik untuk warga Dusun Geruguk. LaNyalla berharap agar warga tidak kesulitan lagi karena tempat tinggalnya belum dialiri listrik.

“Listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga aksi protes yang dilakukan warga sangat wajar karena di era modern seperti ini, masih ada yang rumahnya belum mendapat aliran listrik,” tuturnya.

PR Pemerintah

- Advertisement -

LaNyalla menyebut kejadian golput di Kapuas Hulu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Ini membuktikan bahwa masih banyak yang harus dilakukan pemerintah untuk menunjang kesejahteraan rakyat.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius Bupati terpilih di Kapuas Hulu. Kepala daerah terpilih sebaiknya merespons cepat protes warga,” ucap LaNyalla.

BACA JUGA: Polda Akan Panggil Gubernur Jabar dan Bupati Bogor, Lanjutkan Kasus Rizieq

“Bupati terpilih harus sensitif dan cepat tanggap terhadap harapan warga. Apalagi masalah listrik merupakan hal penting dalam kehidupan,” sambung mantan Ketum KADIN Jatim itu.

LaNyalla juga meminta senator Dapil Kalimantan Barat untuk ikut mengawal protes dari warga Dusun Geruguk. Selain itu, ia mengimbau DPD di Kalimantan Barat untuk mendata desa-desa mana saja yang belum mendapat aliran listrik sehingga bisa sama-sama mendapat perhatian.

“Saya meminta para senator di Kalimatan Barat untuk memberi pendampingan kepada warga yang rumahnya belum mendapat aliran listrik. Aspirasi mereka harus terus kita kawal,” tegas LaNyalla.

Untuk diketahui, ada 4 anggota DPD RI Dapil Kalimantan Barat untuk periode 2019-2024. Mereka adalah Cristiandy Sanjaya, Erlinawati, Maria Goreti, dan Sukiryanto. (sir/kal)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...