Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsNusantaraBejat! 2 Perampok di Banyuasin Sumsel Perkosa Nenek-nenek

Bejat! 2 Perampok di Banyuasin Sumsel Perkosa Nenek-nenek

NUSADAILY.COM – BANYUASIN – Seorang nenek inisial SM (59) di Banyuasin, Sumatera Selatan, diduga diperkosa bergilir. Dia diperkosa usai dirampok dua pria, Awan (37) dan Yusril Ihza Mahendra (18), dengan ancaman senjata tajam.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Pembunuhan Juragan Air di Surabaya Diduga Disertai Perampokan

“Iya benar, ada seorang nenek-nenek usia hampir 60 tahunan melapor diperkosa dan dirampok oleh dua pria,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade, Kamis (20/1/2022).

Menurut Ikang, peristiwa perampokan disertai pemerkosaan itu terjadi di kawasan Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Sumsel, Senin (3/1), sekitar pukul 01.00 WIB. Korban saat itu sendirian di rumah karena pasangan suami istri pemilik rumah itu sedang berjualan.

BACA JUGA : Sedikitnya 25 Tersangka Perampokan Bank di Brazil Tewas

“Jadi saat kejadian korban ini sedang sendiri di rumah, pasangan suami istri pemilik rumah sedang pergi berjualan di kawasan Sungai Lilin. Kedua pelaku kemudian datang bertamu sekitar pukul 01.00 WIB,” kata Ikang.

Korban yang tidak curiga membukakan pintu. Selanjutnya kedua pelaku masuk ke dalam rumah dan meminta kwitansi pembelian tanah serta uang Rp 500 ribu ke korban, dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA : Polda Sumut: Penyidik Kembangkan Kasus Perampokan Toko Emas di Medan

“Namun, karena korban hanya memiliki uang Rp 200 ribu, uang itu diambil pelaku, sedangkan surat kwitansinya dikembalikan,” katanya.

Kronologi Kejadian

Tak sampai di situ, lanjut Ikang, salah seorang pelaku, Awan, yang tidak percaya korban hanya punya uang Rp 200 ribu, kemudian memeriksa badan korban. Dia kemudian mencari uang dan setelah itu mematikan lampu.

BACA JUGA : Polrestro Jakbar Buru Komplotan Perampok Pengemudi Mobil Istirahat di SPBU

“Saat lampu mati itulah, korban dibawa ke dalam kamar dan pelaku menyetubuhi korban secara paksa. Setelah selesai menyetubuhi korban, pelaku memanggil temannya yang dari tadi menonton untuk bergantian menyetubuhi korban, usainya kedua pelaku kabur,” bebernya.

Ikang mengatakan korban mengalami sakit di bagian organ intim. Keesokan harinya korban melapor ke polisi.

BACA JUGA : Masih Ingat Endang S Taurina Penyanyi Top Era 1980-an? Begini Kehidupannya Sekarang

“Dari laporan itu, kita melakukan penyelidikan mengumpulkan alat bukti. Kedua pelaku kita tangkap tanpa perlawanan, saat ini sedang diperiksa lebih lanjut, dilansir dari detik.com

Adapun barang bukti yang diamankan yakni sebilah senjata tajam jenis pisau berbentuk kujang milik pelaku serta pakaian yang digunakan korban saat kejadian,” jelasnya.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Update! Siswi SMP Ngawi Kabur, Netizen: Infonya Udah Ketemu Keluarga Lur

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) melarikan diri dari rumah Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh dan viral di media...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - BANYUASIN - Seorang nenek inisial SM (59) di Banyuasin, Sumatera Selatan, diduga diperkosa bergilir. Dia diperkosa usai dirampok dua pria, Awan (37) dan Yusril Ihza Mahendra (18), dengan ancaman senjata tajam.

BACA JUGA : Pembunuhan Juragan Air di Surabaya Diduga Disertai Perampokan

"Iya benar, ada seorang nenek-nenek usia hampir 60 tahunan melapor diperkosa dan dirampok oleh dua pria," kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade, Kamis (20/1/2022).

Menurut Ikang, peristiwa perampokan disertai pemerkosaan itu terjadi di kawasan Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Sumsel, Senin (3/1), sekitar pukul 01.00 WIB. Korban saat itu sendirian di rumah karena pasangan suami istri pemilik rumah itu sedang berjualan.

BACA JUGA : Sedikitnya 25 Tersangka Perampokan Bank di Brazil Tewas

"Jadi saat kejadian korban ini sedang sendiri di rumah, pasangan suami istri pemilik rumah sedang pergi berjualan di kawasan Sungai Lilin. Kedua pelaku kemudian datang bertamu sekitar pukul 01.00 WIB," kata Ikang.

Korban yang tidak curiga membukakan pintu. Selanjutnya kedua pelaku masuk ke dalam rumah dan meminta kwitansi pembelian tanah serta uang Rp 500 ribu ke korban, dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA : Polda Sumut: Penyidik Kembangkan Kasus Perampokan Toko Emas di Medan

"Namun, karena korban hanya memiliki uang Rp 200 ribu, uang itu diambil pelaku, sedangkan surat kwitansinya dikembalikan," katanya.

Kronologi Kejadian

Tak sampai di situ, lanjut Ikang, salah seorang pelaku, Awan, yang tidak percaya korban hanya punya uang Rp 200 ribu, kemudian memeriksa badan korban. Dia kemudian mencari uang dan setelah itu mematikan lampu.

BACA JUGA : Polrestro Jakbar Buru Komplotan Perampok Pengemudi Mobil Istirahat di SPBU

"Saat lampu mati itulah, korban dibawa ke dalam kamar dan pelaku menyetubuhi korban secara paksa. Setelah selesai menyetubuhi korban, pelaku memanggil temannya yang dari tadi menonton untuk bergantian menyetubuhi korban, usainya kedua pelaku kabur," bebernya.

Ikang mengatakan korban mengalami sakit di bagian organ intim. Keesokan harinya korban melapor ke polisi.

BACA JUGA : Masih Ingat Endang S Taurina Penyanyi Top Era 1980-an? Begini Kehidupannya Sekarang

"Dari laporan itu, kita melakukan penyelidikan mengumpulkan alat bukti. Kedua pelaku kita tangkap tanpa perlawanan, saat ini sedang diperiksa lebih lanjut, dilansir dari detik.com

Adapun barang bukti yang diamankan yakni sebilah senjata tajam jenis pisau berbentuk kujang milik pelaku serta pakaian yang digunakan korban saat kejadian," jelasnya.(ros)