Senin, September 20, 2021
BerandaNewsNusantaraBantul Geliatkan Sektor Pariwisata Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi

Bantul Geliatkan Sektor Pariwisata Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi

NUSADAILY.COM – BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggeliatkan sektor pariwisata sebagai upaya memulihkan perekonomian daerah yang sempat terpuruk karena pandemi COVID-19.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu, mengatakan bahwa di tengah pandemi COVID-19, pemerintah menghadapi situasi yang tidak mudah. Karena ekonomi secara nasional tumbuh secara negatif, kecuali DIY yang tumbuh secara positif, dan sedikit provinsi yang lain.

BACA JUGA : Larangan Mudik, Sektor Pariwisata Hidup Segan Mati Tak Mau – Nusadaily.com

“Bantul tumbuh secara positif, ini menunjukkan bahwa walaupun di masa pandemi geliat ekonomi di Bantul dan DIY itu masih kita andalkan dan pemerintah tidak ragu-ragu membuka pariwisata di seluruh Bantul dan DIY tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut sesuai dengan arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono, bahwa dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini jangan dijauhi. Akan tetapi didekati dengan kewaspadaan dini, dan tetap berupaya memulihkan ekonomi secara bertahap.

BACA JUGA : Pemulihan Sektor Pariwisata Butuh Inovasi dan Kerja Sama – Noktahmerah.com

“Kenapa demikian, karena kita tidak ingin kalah oleh pandemi COVID-19, pandemi biarlah pandemi tetapi pemulihan ekonomi itu harus kita lakukan secara bertahap dan dengan hati-hati,” katanya.

Terdapat Banyak Objek Wisata

Bupati mengatakan di Kabupaten Bantul yang terdiri 17 kecamatan, terdapat banyak objek wisata. Baik yang dikembangkan dan dikelola pemerintah daerah maupun masyarakat atau kelompok sadar wisata (pokdarwis).

BACA JUGA : Perkuat Sektor Pariwisata, Disporapar Kota Malang Gelar Sosialisasi Bagi Pelaku Usaha – Beritaloka.com

“Bahkan di Bantul ini sedang kami kembangkan objek wisata berbasis komunitas atau community based tourism (CBT). Yang mana masyarakat ini dengan inisiatif sendiri membuka objek wisata di desanya masing masing dengan swadaya dan kreatifitas mereka sendiri,” katanya.

Bupati mengatakan saat ini sudah ada sekitar 40 objek wisata berbasis komunitas di Bantul yang dikembangkan masyarakat. Oleh karena itu, perkembangan dan pertumbuhan wisata tersebut akan terus didorong guna mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.

“Pemerintah hanya memfasilitasi dan mengarahkan wisata berbasis komunitas yang dikembangkan masyarakat Bantul,” katanya.(lal)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...