Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraBanjir Bandang Terjang Garut saat Fajar, Genangi 2 Kecamatan, Ribuan Mengungsi,...

Banjir Bandang Terjang Garut saat Fajar, Genangi 2 Kecamatan, Ribuan Mengungsi, Rusak Rumah Warga dan Sekolah

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – GARUT – Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Garut saat fajar menyingsing genagi dua kecamatan, merusak rumah warga serta sekolah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Banjir bandang itu terjadi setelah hujan deras yang berlangsung lama mengguyur wilayah selatan Garut, Minggu, 11 Oktober 2020, menyebabkan aliran air Sungai Cilauteureun dan Cipalebuh meluap hingga akhirnya menerjang pemukiman rumah warga, Senin pagi.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan ribuan orang harus mengungsi akibat banjir bandang luapan dua sungai di wilayah selatan kabupaten itu, untuk menghindari ancaman bahaya dari dampak bencana tersebut.

“Sekarang yang mengungsi itu sekitar sudah hampir seribuan orang,” kata dia di Garut, Senin.

Ia menjelaskan seribuan orang kondisinya tidak nyaman atau rumahnya tergenang air luapan sungai besar sehingga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Terkait dengan jumlah rumah warga yang terdampak banjir, kata dia, masih dilakukan pendataan oleh tim dari dinas terkait yang sudah diterjunkan setelah ada laporan kejadian banjir, Senin dini hari.

“Jumlah kerusakannya sedang dihitung karena kejadiannya tadi jam empat subuh, korban tidak ada,” katanya.

Ia menyampaikan laporan awal daerah yang terdampak banjir bandang luapan sungai besar yakni Kecamatan Pameungpeuk dan Cibalong.

Bencana itu, lanjut dia, telah merusak sebagian rumah warga, ada juga bangunan sekolah terdampak banjir karena lokasinya tidak jauh dari aliran sungai. “Sekolah juga ada yang tergenang air,” katanya.(han)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR