Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsNusantaraAksi Koboi Polwan di Medan "Smacdown" Anak Buah Wali Kota Bobby, Poldasu...

Aksi Koboi Polwan di Medan “Smacdown” Anak Buah Wali Kota Bobby, Poldasu Bergerak Cepat

Nusadaily.com – Medan – Terkait kasus dugaan pengeroyokkan oknum polisi wanita (Polwan) terhadap Hesty Helena Sitorus, Polda Sumatera Utara (Sumut) bergerak cepat. Betapa tidak, Selasa, 25 Januari 2022, malam, sekira pukul 21.00 Wib petugas Propam Poldasu yang dipimpin Ipda Frans Purba mendatangi langsung kediaman korban di Jalan Mongonsidi III No.30 Kelurahan Anggrung kecamatan Medan Polonia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pantauan langsung Nusadaily.com kedatangan petugas Propam berjumlah 3 orang bertujuan meminta keterangan langsung dari korban. Kedatangan petugas Propam ke kediaman korban karena kasus penganiayaan terhadap korban Hesty sudah viral, sehingga menjadi atensi Kapolda, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

Hingga  berita ini diturunkan petugas Propam yang datang berpakaian preman masih meminta keteranga  korban Hesty Helena Sitorus yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aksi kekerasan oknum Polri terhadap masyarakat kembali terjadi. Kali ini korbanya, Hesty Helena Sirorus (50 tahun), warga Jalan Mongonsidi III Kelurahan Anggrung kecamatan Medan Polonia.

Selasa (25/1/2022), Hesty yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintahan Kota (Pemko) Medan mengaku telah mendapatkan kekerasan saat berada dalam ruangan kantor Unit PPA Satreskrim Polrrstabes Medan, Senin (24/1/2022).

” Yang  memulai terjadinya pengeroyokan kanitnya  Karena kanitnya berani maka anggotanya pun berani. Kanitnya yang rampas hp saya dan menarik serta mendorong saya. Ini bisa dibuktikan dari  cctv. Dan saya minta penyidik membuka cctv. Mereka tidak boleh menghilangkan itu. Kalau hilang berarti mereka menghilangkan barang bukti,” sebut Hesty.

Menurut Hesty, saat kejadian dia sedang menemani  kerabatnya, Purnama Ginting yang akan diperiksa di unit PPA atas kasus dugaan penganiayaan

Mencium ada keanehan, maka Hesty berinisiatif mau menelpon Kapolda, Irjen Panca Putra Simanjuntak.

Namun, gagal. Karena handphone Hasty keburu dirampas. Kemudian terjadilah aksi pengeroyokkan yang dilakakan Ipda KP dan kawan kawannya. Dan aksi kekerasan itu dksaksikan langsung oleh Kanit PPA, AKP M Ginting.

Korban Hesty pun  berharap agar kasus penganiayaan yang dialaminya ditindaklanjuti agar pelaku diganjar hukuman sesuai dengan hukum.yang berlaku di Indonesia.

“Saya mau pelaku semuanya dihukum. Agar ada efek jera,” tegas Hesty. (mar/wan)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Asyik Main Air Banjir, Bocah di Gresik Digigit Ular

NUSADAILY.COM – GRESIK  -  Ini peringatan bagi para orang tua agar menjaga anaknya saat bermain air. Karena ada kejadian saat sedang asyik bermain air...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily