Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantara589 Kafilah Ikuti STQH Nasional di Sofifi Maluku

589 Kafilah Ikuti STQH Nasional di Sofifi Maluku

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – TERNATE – Sebanyak 589 kafilah peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI yang berasal dari 34 provinsi se-Indonesia mulai mengikuti perlombaan yang berlangsung di Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara pada Ahad (17/10) 2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Adapun yang diperlombakan pada STQH dan Hafalan Hadist tingkat nasional XXVI adalah cabang tilawah, cabang tahfiz, cabang tafsir, hafalan hadits dengan sanad dan hafalan hadits tanpa sanad,” kata Ketua Bidang Publikasi dan Teknologi Informasi Panitia Daerah STQN Nasional XXVI Malut, Rahwan K Suamba kepada ANTARA, saat dihubungi dari Ternate, Ahad.

BACA JUGA: STQH Nasional ke-26 Dibuka, Menag Ajak Umat Amalkan Islam Ramah dan Damai

Menurut dia, seluruh rangkaian lomba dilaksanakan di Sofifi yang terbagi dalam beberapa tempat. Sebagaimana jadwal yang dikeluarkan panitia lokal STQH Nasional XXVI.

BACA JUGA: Chelsea Menang Susah Payah 1-0 di Kandang Brentford

Kegiatan keagamaan bertaraf nasional itu secara resmi telah dibuka oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pada Sabtu (16/10) malam. Dengan jumlah peserta yang bakal mengikuti mata lomba STQ Nasional adalah 595 kafilah dari 34 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA: BPJH Kemenag Sertifikasi 27.188 Produk

Dia mengatakan khafilah dari 34 provinsi di Indonesia yang tiba di Sofifi sebanyak 589 orang. Sedangkan jumlah total rombongan adalah 1.512 orang.

BACA JUGA: Enam Santri Aceh Besar Ikuti Seleksi TQH Nasional 2021

Sementara itu Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin melaporkan bahwa ajang STQH XXVI kali ini diikuti 589 peserta dari 34 Provinsi.

“Al-Quran menjadi pedoman dan tuntunan hidup bersama. Mari jadikan STQH tidak hanya sekadar syiar, namun menjadi penghayatan dalam kehidupan sehari,” katanya.

BACA JUGA: Anak Minta Bapak Baru, Begini Reaksi Larissa Chou

Pihaknya berharap Al Quran bukan hanya sekedar untuk dibaca sebagai tekstual, namun juga dapat dimaknai dan menjadi pedoman kehidupan.

“Selamat bagi semua peserta STQH, semoga apa yang kita laksanakan hari ini bisa menambah semangat keberislaman dan berdampak positif terhadap pembangunan nasional. Semoga Allah Swt melimpahkan rahmat-Nya dan senantiasa membimbing kita semua dalam bekerja membangun umat, bangsa, negara dan kemanusiaan,” demikian Kamaruddin Amin.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR