Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNewsNusantara4 Balita Asal Malaysia Diamankan Polisi, Diduga Korban Perdagangan Anak

4 Balita Asal Malaysia Diamankan Polisi, Diduga Korban Perdagangan Anak

NUSADAILY.COM – MAKASSAR – Polres Pinrang mengamankan tiga warga yang diduga terlibat perdagangan orang lintas negara. Dari tangan warga tersebut ditemukan empat anak balita diduga sebagai korban perdagangan anak.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Baru dugaan. Ini kan ada informasi dari masyarakat bahwa ada orang dari Malaysia dan anak-anak berusia dua tahun itu ada sama dia (pelaku),” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis Haeruddin saat dikonfirmasi, Kamis (4/8).

Ketiga orang yang diamankan yakni seorang pria bernama, Ramli (49) bersama dua orang wanita yaitu SM (50) dan RJ (36) yang merupakan asisten rumah tangganya. Saat ini, mereka tengah dimintai keterangan.

BACA JUGA : Miris! KPAI Ungkap Bujuk Rayu Pelaku Perdagangan Anak di Jambi

“Nah itulah kita konfirmasi ke dia, sehingga kita sudah amankan dan perjelas dokumennya,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan sementara dari Ramli, beber Muhalis, anak yang dibawa dari Malaysia ke Pinrang, Sulawesi Selatan, merupakan anak angkatnya. Sedangkan Ramli mempunyai seorang anak kandung berjenis kelamin laki-laki berusia 15 tahun yang merupakan hasil pernikahannya dengan istri pertamanya yang berasal dari Pinrang.

“Ramli mengaku bapak angkatnya yang dua orang itu pembantunya sebagai saksi. Jadi masih tahap dugaan dan penyelidikan. Anak yang dibawa ada empat orang sekarang dalam pengawasan,” jelasnya.

BACA JUGA : Joss…Polresta Banyuwangi Bongkar Kasus Perdagangan Anak di Bawah Umur

Muhalis menerangkan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Makassar untuk memperjelas status kewarganegaraan empat orang anak yang dibawa dari Malaysia.

“Perawakan China dan melayu, iya dari anak itu dari Malaysia cuman kita mau perjelas dulu apa dia warga Indonesia di sana atau dia warga negara Malaysia. Jadi kita masih konfirmasi dengan imigrasi. Statusnya anak ini kita konfirmasi apakah WNA atau WNI,” jelasnya.(lal)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU