Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantara23 Kecamatan di Kupang Sudah Bebas Kasus COVID-19

23 Kecamatan di Kupang Sudah Bebas Kasus COVID-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KUPANG – Pemerintah Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan 23 di antara 24 kecamatan di daerah yang berbatasan dengan wilayah Oecusse, Timor Leste itu, nihil kasus aktif COVID-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang sudah 23 kecamatan yang sudah bebas dari warga yang terpapar COVID-19,” kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Kupang Martha Para Ede di Kupang, Rabu.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 di Kabupaten Kupang Terus Menurun, Tersisa Empat Orang

Ia menegaskan virus corona dengan cepat sempat menyebar ke 24 kecamatan, menyebabkan 2.809 warga terpapar COVID-19 dan 74 orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Didampingi Kuasa Hukum, CM Karyawan PT BOSOWA Berlian Motor Cabang Kupang Siap Laporkan Calik MT Ke Polda NTT

Pemerintah Kabupaten Kupang terus berupaya melakukan pengendalian dengan memperketat penerapan protokol kesehatan sehingga penyebaran kasus COVID-19 di daerah itu tidak bertambah.

BACA JUGA: Pusat Jajanan Kuliner Likupang Diharapkan Dorong Pariwisata Sulut

Dia mengatakan daerah setempat yang masih memiliki warga terkonfirmasi COVID-19 yaitu Kecamatan Amarasi Barat dengan empat kasus.

“Empat warga yang terpapar COVID-19 itu masih menjalani perawatan dengan melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata Martha Para Ede.

BACA JUGA: Dua Maskapai Hentikan Sementara Penerbangan ke Kupang

Pemerintah Kabupaten Kupang berharap, empat pasien terkonfirmasi COVID-19 itu segera sembuh. Sehingga Kabupaten Kupang yang masih berstatus PPKM Level 2 bisa bebas dari kasus COVID-19.

BACA JUGA: “Only For Tonight”, Kolaborasi Fitri Carlina dengan Big Marvel

Martha Para Ede mengingatkan warga Kabupaten Kupang agar tetap menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan sehingga tidak mudah terpapar virus corona.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR