Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNews"Ngopi" Bareng, Ning Ita Akan Terapkan Rumus 3G Cak Sandiaga Uno Untuk...

“Ngopi” Bareng, Ning Ita Akan Terapkan Rumus 3G Cak Sandiaga Uno Untuk Bangkit Menuju Kota Wisata

- Advertisment -spot_img

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Usai “Ngopi” (Ngobrol Penuh Inspirasi) Cak Sandiaga Uno dan Ning Ita Wali Kota Mojokerto. Pemkot akan menerapkan rumus 3G milik Kemenparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bekerjasama dengan OK OCE INA Makmur.

Rumus 3G milik Cak Sandiaga Uno memang diterapkan untuk para industri pariwisata dan kreatif. Yakni, Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi untuk Bertahan).

Terlebih, banyak hal yang disampaikan para pelaku usaha terkait keadaan di saat pandemi Covid-19. Hingga berdampak ke penurunan omset, pengurangan tenaga kerja, gulung tikar, hingga banting setir ke usaha lainnya.

Problem ini diutarakan langsung pelaku usaha saat “Ngopi” (Ngobrol Penuh Inspirasi) Cak Sandiaga Uno dan Ning Ita Wali Kota Mojokerto, di Pendopo Saba Kridatama, sejak pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Diantaranya, perwakilan pedagang UMKM Kota Mojokerto yang menyampaikan turunnya omset selama pandemi Covid-19 turun dan akhirnya terpaksa merumahkan karyawan. Selain itu, berdampak pada masalah pemasaran yang tak berjalan lagi dan modal menjadi habis.

Permasalahan lain disampaikan pelaku usaha kerajinan pernak-pernik maupun alas kaki yang sudah menjadi khas Kota Mojokerto. Seperti MCC, dimana mereka mengeluhkan adanya kesulitan pengajuan dana hibah untuk workshop kriya.

Sedangkan salah satu pelaku usaha alas kaki Polenk, dibidang sepatu kebingungan dalam melakukan pemasaran baik offline atau online di tengah pandemi yang menyerang berbagai sektor. Hingga akhirnya juga harus merumahkan karyawan dan beralih usaha menjual madu untuk bertahan hidup.

Sineas Muda Mojokerto Angkat Bicara

Tak ketinggalan sineas muda yang dimiliki kota terkecil di Indonesia ikut angkat bicara dalam kegiatan “Ngopi” yang berlangsung dua jam bersama 12 Deputi dari Kemenparekraf. Dimana mereka meminta solusi agar mendapatkan fasilitas dukungan perfilman, dan bisa bekerjasama dengan pentahelix, hingga bisa go internasional.

Ning Ita sapaan akrab pemimpin perempuan pertama di Kota Mojokerto menjelaskan Ngobrol Penuh Inspirasi (Ngopi) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membicarakan program-program yang terdampak pada masyarakat khususnya pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di saat pandemi.

“Terlebih, salah satu prioritas program Pemerintah Daerah (Pemda) adalah membangun Kota Mojokerto sebuah kota pariwisata. Karena itulah kami menyampaikan berbagai potensi-potensi di Kota Mojokerto, sekaligus visi kami dalam lima tahun membangun kota ini. Khususnya yang berhubungan dengan tugas Kemenparekraf,” jelasnya.

Dirinya menyebut forum Ngopi secara visual ini juga mendengar aspirasi kebutuhan pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Mojokerto. Dimana ada empat perwakilan komunitas menyampaikan langsung kondisi mereka sebelum maupun saat pandemi berlangsung.

“Tentunya, perlu campur tangan pemerintah khususnya Kemenparekraf. Yakni, memfasilitasi mereka agar dapat bangkit dan eksis saat pandemi maupun setelah berakhir. Sehingga dapat melanjutkan berbagai jenis usaha yang tentu diharapkan dapat berkembang. Pemkot akan bekerjasama dengan OC OKE setelah ini dalam menerapkan rumus 3G Cak Sandiaga Uno,” bebernya.(din/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR