Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaLifestyleNasDem Penentu Kalah-Menang Taruhan Alphard Hasan Nasbi soal Capres Anies

NasDem Penentu Kalah-Menang Taruhan Alphard Hasan Nasbi soal Capres Anies

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Teka-teki nasib Gubernur Anies Baswedan untuk maju diusung sebagai calon presiden (capres) pada pilpres 2024 belum menemukan titik terang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Belakangan justru muncul pesimisme sejumlah kalangan, Anies diprediksi gagal meraih tiket dari para partai pengusung.

Seperti dikeyahui, nama Anies muncul sebagai salah satu dari tiga kandidat bakal capres yang diusung Partai NasDem.

Namanya masih sebatas usulan dari para pengurus wilayah NasDem, bukan keputusan akhir yang akan diambil Ketum NasDem Surya Paloh.

BACA JUGA: Ada Tukang Bakso di Balai Kota, PDIP Bertanya, PKS Menjawab

Respons pesimistis datang dari pendiri lembaga Survei Cyrus Network, Hasan Nasbi.

Dia meyakini Anies gagal mendapatkan tiket untuk maju menjadi Capres. Nasbi berani bertaruh mobil Toyota Alphard jika pernyataannya itu salah.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo memiliki hitung-hitungan tersendiri terkait peluang Anies. Dari sisi elektabilitas, Karyono menilai nama Anies masih berada di tiga besar.

BACA JUGA: Golkar ‘Ngotot’ Usung Airlangga Ditengah Hasil Survei yang Tak Kunjung Beranjak Naik

Bila elektabilitas terus melonjak, lanjut Karyono, tentu partai politik masih melihat Anies sebagai sosok potensial untuk diusung. Baik sebagai capres atau calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. Sebaliknya, Anies makin tertutup peluangnya bila elektabilitasnya stagnan.

“Masih tiga orang itu, Prabowo, Ganjar dan Anies,” kata Karyono, Senin (27/6).

Diketahui, hasil survei lembaga Charta Politika pada akhir Mei 2022 menunjukkan Ganjar memiliki elektabilitas tertinggi di peringkat pertama dengan 36,5 persen. Diikuti Prabowo dengan 26,7 persen, serta Anies di tempat ketiga dengan 24,9 persen.

BACA JUGA: Klaim Zulkifli Hasan Minyak Goreng Rp14 Ribu Cuma Omong Doang, Lip Service

Meski demikian, Karyono mengatakan aspek elektabilitas saja tak cukup untuk dilirik sebagai Capres. Anies, kata dia, wajib mendapatkan dukungan dari parpol.

Dari sisi dukungan Parpol, Karyono menilai tidak mudah bagi para petinggi parpol memberikan karpet merah bagi Anies untuk maju Capres. Terlebih, Anies sampai saat ini bukan merupakan kader partai politik.

“Kelemahan Anies adalah dia bukan kader partai sehingga bergaining position-nya lemah. Meski elektabilitasnya lumayan,” kata dia.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Ojo Dibandingke Lagunya Dinyanyikan di Istana Merdeka, Abah Lala: Bangga, Alhamdulillah

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Lagu dangdut berjudul Ojo Dibandingke dinyanyikan di Istana Merdeka dalam peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lagu tersebut dibawakan oleh...