Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMiris, Saat Bertugas, Anggota Satpol PP Kota Mojokerto Diduga Dianiaya Oknum TNI

Miris, Saat Bertugas, Anggota Satpol PP Kota Mojokerto Diduga Dianiaya Oknum TNI

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Seorang oknum TNI diduga menganiaya anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto. Peristiwa penganiayaan ini diketahui terjadi di pos jaga pintu masuk Kantor Wali Kota Mojokerto, Jalan Gajah Nomor 145.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Korban penganiayaan Angga Ardian menjelaskan peristiwa tersebut berawal dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi tepat di depan Kantor Wali Kota Mojokerto pada hari Jumat, 22 Oktober 2021 sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

Lanjut Adrian, saat itu dia sedang bersama seorang rekan yang jaga piket masuk siang. Dan tiba-tiba di depan kantor Pemkot arah putar balik, ada insiden kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yang dikendarai seorang ibu dan anaknya dengan kendaraan yang berada di depannya.

“Ceritanya ibu ini sudah diingatkan polisi cepek untuk berhenti. Tapi malah nerobos, akhirnya terjadi kecelakaan,” ucap Ardi dengan bagian pelipis kiri yang mengalami luka sobek, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Akibat kejadian tersebut, ungkap Angga, si ibu jatuh terpental sampai depan pos, lalu dirinya berusaha menolong si ibu. Bukannya berterima kasih, ibu tersebut justru datang menghampirinya dengan marah-marah.

Berniat Membantu Malah Dikira yang Menabrak

“Padahal saya berniat membantu malah dikiranya saya yang menabrak. Tapi setelah dijelaskan polisi cepek dan warga sekitar akhirnya ibu itu minta maaf sama saya,” ia membeberkan.

Tak berhenti disitu, permasalahan kembali berlanjut, saat Angga meminta kartu identitas ibu. Itu untuk penyelesaian secara damai dengan si korban.

“Saya bilang kalau ibu gak mau menyerahkan KTP, ini kan ada CCTV malah nanti ibu kena tilang. Lantas beliaunya marah-marah dan bilang nanti ke sini lagi,” katanya.

Sekitar pukul 20.45 WIB malam, ibu itu kembali datang bersama suami dan temannya yang mengaku anggota TNI.

Tanpa basa-basi kedua orang ini kemudian menghujani pukulan secara bertubi-tubi hingga Angga mendapatkan luka parah di bagian wajah sebelah kiri.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono menambahkan pihaknya mendapat laporan terkait anggotanya yang mengalami penganiayaan dari foto kaos berceceran darah. “Melihat itu, kami langsung menghubungi dan melaporkan kejadian penganiayaan ini pada Satreskrim Polresta Mojokerto,” ia memungkasi.(din/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR