Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsMetropolitanWarga Pademangan Beramai-Ramai Ambil Air dari Mobil Tangki

Warga Pademangan Beramai-Ramai Ambil Air dari Mobil Tangki

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sejumlah warga Pademangan beramai-ramai mengambil air dari mobil tangki air berisi 5.000 liter yang disediakan di depan Rumah Pompa Hidran Mandiri Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu(22/9).

BACA JUGA : Air Terjun Pletuk Tercemar, PMII Budi Utomo Ponorogo Desak Pemerintah Segera Ambil Tindakan

Sejak 19 September lalu, sejumlah kepala keluarga di Rukun Warga (RW) 11 dan RW12 Kelurahan Pademangan Barat mengalami gangguan pelayanan air.
​​

Hingga kini masyarakat masih mengandalkan bantuan pasokan air bersih yang disediakan pengelola air swasta DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dari Minggu airnya mati, makanya ambil air di sini. Ada juga yang airnya mengalir tapi keruh,” ujar warga RT 008 yang ikut mengantre mengisi air di mobil tangki, Puji.

Puji menuturkan warga mengharapkan bantuan air bersih karena bantuan air tersebut belum mencukupi kebutuhan rumah tangga, seperti mencuci, mandi, dan air minum sehari-hari.

Terlebih Puji tidak memiliki mesin pompa air mandiri di rumah, sehingga seluruh kebutuhan hanya mengandalkan suplai dari Perusahaan Air Minum swasta tersebut.

Uyung, warga RT 008 yang tampak memikul dua ember hitam berukuran sedang juga menyetujui pandangan tersebut. Menurut laki-laki berusia 30 tahun itu, bantuan air yang diterimanya paling bisa mencukupi kebutuhan selama satu hari.

“Sehari juga sudah habis lagi. Nanti kalau sudah enggak ada air ya bingung. Enggak bisa cuci, cuci piring, memasak, dan kebutuhan lain lah pokoknya,” ujar Uyung.

Jika airnya tidak keluar lagi tiga hari ke depan, Uyung dan keluarganya bingung harus mencari air ke mana lagi.

“Alhamdulillah ada bantuan air, terima kasih banyak. Harapannya ya jangan sampai (air) mati lagi lah. Ini baru merasakan begini,” ungkap Uyung.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, ada sekitar 800 kepala keluarga di RT08 dan RT14 mengalami kejadian serupa. Namun sebagian ada yang aliran airnya mulai normal dan sebagian lagi air mengalir namun keruh.

Berdasarkan informasi yang diterima ANTARA, gangguan pelayanan suplai air bersih adalah dampak dari pekerjaan perbaikan pipa bocor di Jalan RE Martadinata Rumah Pompa Ancol Timur berlangsung hingga 25 September 2021.

BACA JUGA : Kakek 72 Tahun Hilang di Hutan Thailand, Bertahan Hidup Minum Air Genangan

Area terkena dampak antara lain Kelurahan Ancol, Pademangan Barat dan Pademangan Timur.(int6)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...