Senin, September 20, 2021
BerandaNewsMetropolitanWagub DKI: Penyintas COVID-19 Tetap Terapkan Prokes

Wagub DKI: Penyintas COVID-19 Tetap Terapkan Prokes

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta penyintas COVID-19 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) karena potensi terpapar kembali masih berpeluang terjadi.

BACA JUGA : Gelar Vaksinasi Massal, Gubernur Khofifah Apresiasi Langkah Kejati Jatim Bantu Percepatan Herd Immun…

“Tetap patuhi protokol kesehatan dan jaga imun tubuh karena kemungkinan terinfeksi lagi masih tetap ada,” kata Riza Patria di Jakarta, Kamis.

Ia mendorong warga termasuk para penyintas untuk tidak melupakan aturan 5M, yakni memakai dobel masker dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Tak hanya itu, ia juga berbagi tips kepada warga dan penyintas COVID-19 untuk menjaga imunitas dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, tidur cukup, menghindari stres dan vaksinasi.

BACA JUGA : Wapres dan Gubernur Apresiasi Kota Mojokerto Capaian Vaksin Tertinggi di Jatim, Ning Ita: Matur Nuwon Sedoyo

Bagi para penyintas tetap harus divaksin, yakni tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. Riza juga membagikan informasi terkait keperluan tes usap PCR setelah dinyatakan sembuh dan usai menjalani isolasi mandiri.

Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC). Tes usap PCR ulang tidak perlu dilakukan apabila hasilnya tetap positif setelah dua minggu.

Alasannya, karena tes PCR masih dapat mendeteksi virus bahkan yang sudah mati di saluran udara.

BACA JUGA : Wali Kota Eri: Seluruh PD Kirim Staf Bantu Puskesmas Tracing Pasien COVID-19

Hasil tes PCR dapat tetap positif hingga delapan minggu. Bahkan ketika pasien sudah tidak dapat menularkan virus setelah 10 hari sejak timbulnya gejala.

Pasien dapat dinyatakan sembuh setelah hari ke-10, sejak timbulnya gejala, selama tidak mengalami gejala pada hari ketiga berikutnya.

Jika gejala sudah hilang pada hari keenam. Pasien itu dinyatakan sembuh setelah hari ke-10 dan jika gejala masih ada setelah hari ke-12, perlu menambah tiga hari lagi masa isolasi.(ros)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...