Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanTerima Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah, Bamsoet Dukung Santri Penghafal Al-Quran

Terima Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah, Bamsoet Dukung Santri Penghafal Al-Quran

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA -Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta’lim Baitus Sholihin Bambang Soesatyo seusai menerima pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah, Jumat (22/10/2021) kepada Wartawan menyampaikan dukungannya atas keberadaan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan para penghafal Al-Quran, hafidz dan hafidzah. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menurutnya, sejak berdiri  2005, Yayasan Tahfidz SSulaimaniyah itu sudah memiliki 60 cabang tersebar 15 provinsi dengan 4.500 lebih santri/peserta didik. Seperti di Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, hingga Sulawesi Selatan. 

“Yayasan juga memiliki program beasiswa tahfidz Turki. Memudahkan para santri untuk belajar langsung tahfidz Quran di berbagai lembaga pendidikan di Turki. Beasiswa tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan, dari mulai tingkat SMP/sederajat hingga SMA/sederajat,” ujar Politisi yang akrab disapa Bamsoet itu. 

Selain itu, Bamsoet juga menjelaskan, jika program kurikulum pendidikan di Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah itu terbagi menjadi 6 tingkatan. Pertama, tingkat pra tahfidz yang mengajarkan qiraat, ilmu tajwid, tahsin, fiqih, sirah  nabawiyyah, ilmu khat dengan menggunakan bahasa Arab dan Turki. 

Selanjutnya yang kedua, kata Bamsoet, tingkat tahfidz yang mulai menghafal 30 juz, sedangkan yang ketiga, tingkat ibtidai yang mengajarkan ilmu tajwid, hafalan hadits, aqidah, fiqih, tasawuf, dasar-dasar ilmu sharf dan nahwu, juga memakai bahasa Turki dan bahasa Arab. 

“Keempat, tingkat ihdzari yang mengajarkan fiqih, aqidah, tarikh, tasawuf, sharf dan nahwu II, hadits, tafsir, ilmu mantiq, dan bahasa Turki,” Ucap Bamsoet. 

Untuk yang kelima, lanjut Bamsoet tingkat tahta takamul yang mengajarkan tafsir, sharf dan nahwu III, sastra bahasa Arab, ilmu mantiq, fiqih IV, dan mahzab.

“Terakhir atau ke enam adalah tingkat takamul yang mengajarkan usul fiqih, hadist, usul tafsir, dan ilmu faraidh,” jelas Bamsoet.

Selain itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut, bahwa Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah memiliki beberapa keunggulan dalam metode pembelajarannya. Antara lain, menggunakan metode tahfidz Turki Utsmani, belajar bahasa Turki dari penutur asli, mendapatkan ijazah Tahfidz, hingga mendapatkan ijazah Muadalah. 

“Para santri yang telah lulus menempuh pendidikan juga berkesempatan belajar dan mengajarkan Islam di berbagai negara. Mengingat jaringan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah tersebar di berbagai organisasi keagamaan di berbagai negara,” pungkas Bamsoet.

Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang hadir  saat itu antara lain Ustad Selman, Ustad Bestami dan Ustad Osman.(sir/wan)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily