Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsMetropolitanTerima BPD HIPMI Jaya, Bamsoet Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Kemajuan Iptek

Terima BPD HIPMI Jaya, Bamsoet Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Kemajuan Iptek

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Saat menerima Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI JAYA) di Jakarta, Senin kemarin (20/9/2021) mengingatkan agar para pengusaha muda untuk memanfaatkan kemajuan ilmu dan teknologi dalam pengembangan dunia usaha.

Karena hal tersebut, menurutnya Diperlukan kreatifitas dan inovasi para pengusaha muda dalam menghadapi era society 5.0 agar mampu menjawab tantangan dunia usaha kedepan.

“Belum lama memasuki era revolusi industri 4.0, kini dunia sudah dihadapkan pada konsep era society 5.0. Jika tidak ingin tertinggal, para pengusaha muda harus mampu beradaptasi dan berinovasi untuk menjawab tantangan zaman tersebut,” ujar politisi yang kerab disapa Bamsoet itu.

BACA JUGA: Terima Komisi HAM MUI, Bamsoet: Pancasila dan UUD NRI 1945 Jamin Penegakan HAM di Indonesia

Mantan Ketua BPP HIPMI ini juga meminta, agar pengusaha muda mampu bersaing di pasar global,dan harus memiliki serta mengimplementasikan nilai kolaboratif, kreatif dan inovatif.

Karena menurutnya, dengan nilai kolaboratif, para pengusaha muda diharapkan mampu bekerja bersama, saling memberi dan menerima sebagai bentuk positive interdependence atau saling ketergantungan yang positif.

“Nilai kreatif mengajarkan untuk memperkaya perspektif dalam menghadapi setiap persoalan, sehingga mampu melahirkan gagasan dengan berbagai alternatif solusi, Sementara nilai inovatif mendorong kita untuk tidak terjebak pada zona nyaman, dan selalu berusaha menemukan gagasan-gagasan baru yang memberikan nilai tambah yang lebih optimal,” urai Bamsoet.

BACA JUGA: Gus Jazil: Bangsa Indonesia Butuh Sosok Tauladan yang Memancarkan Nilai-Nilai Pancasila

Bamsoet yang juga menjabat Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, saat ini rasio kewirausahaan di Indonesia masih rendah, yaitu sebesar 3,47 persen dari total penduduk sekitar 270 juta jiwa. Jumlah tersebut belum mampu memacu perekonomian nasional menjadi bergeliat.

“Indonesia masih perlu meningkatkan serta mengejar tingkat kewirausahaan negara tetangga, seperti Singapura yang berada di 8,7 persen dan Malaysia di 5 persen. Pemerintah dan HIPMI harus mampu mendorong generasi milenial untuk mau menjadi wirausaha baru, sehingga mampu menjadikan bonus demografi Indonesia sebagai berkah bagi perekonomian bangsa,” pungkas Bamsoet.

Badan Pengurus Daerah HIPMI Jaya yang hadir antara lain Ketua Umum Sona Maesana, Sekretaris Umun Alipudin, Ketua OKK Harizah Persiana serta Sayed Muhammad.(sir/lna)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Puluhan Pedagang di Pasar Mangaran Ikut Sosialisasi Bahaya Jual Rokok Ilegal

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Situbondo bersama Bea Cukai Jember menggelar sosialisasi bahaya menjual rokok ilegal, Senin, 18 Oktober 2021....