Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanTebar Baliho Rp243 M, Pengamat Bilang Airlangga Tak Laku Dijual

Tebar Baliho Rp243 M, Pengamat Bilang Airlangga Tak Laku Dijual

NUSADAILY COM – JAKARTA – Pengamat Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiludin Ritonga mengatakan bahwa, Airlangga Hartarto memang sosok yang tak laku dijual. Dampaknya pada hilangnya momentum bagi Golkar untuk memenangkan Pemilu 2024.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dasarnya, kata Jamiluddin sejumlah jabatan strategis yang disandangnya dalam pemerintahan saat ini, ditambah lagi dengan upaya branding lewat billboard senilai Rp243,15 Miliar terbukti tak mendongkrak elektabilitas.

Baca Juga: Mekeng Prihatin Elektabilitas Airlangga, Paskalis Ajak Elite Bersuara

“Logikanya dengan jabatan seabreg, seharusnya elektabilitasnya sudah meroket. Karena itu menurut saya, Golkar akan kehilangan momentum kalau tetap memaksakan Airlangga sebagai Capresnya,” kata Jamil saat dihubungi, Jumat (21/1/2022).

Solusinya menurut Jamil, Golkar perlu mencari sosok lain di internal untuk bisa ditawarkan ke publik sebagai Capres Golkar melalui survei internal yang kredibel. Bukan memaksakan Airlangga.

Baca Juga: Petinggi Golkar Ngotot Capreskan Airlangga, Pengamat Politik Sebut Tidak Layak

“Survei harus diberikan kepada lembaga profesional yang tidak berpihak kepada Airlangga. Menurut saya, itu cara yang paling elegan untuk konflik-konflik internal,” kata Jamil.

Komentar Ujang Komarudin

Terpisah, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin meyakini elektabilitas Airlangga bisa naik jika kerja-kerja kolektif kader beringin berjalan dengan baik.

Baca Juga: PDIP Sebut Menteri Bidang Ekonomi Cari Popularitas, Golkar Bela Airlangga

“Saya rasa kerja kolektifnya belum jalan. Kader Golkar masih mementingkan Pileg mereka, dibandingkan Pilpres. Orang-orang Golkar masih berpikirnya, ngamanin nasib sendiri aja di Pileg. Urusan Airlangga urusan sendiri lah, kira-kira begitu. Ini yang membuat elektabilitas Airlangga nggak terkatrol, nggak naik,” terang Ujang.

Sebelumnya, Inisiator GMPG Sirojuddin Wahab menyebut, anggaran billboard Airlangga tembus Rp243,15 Miliar sepanjang Juli-Desember 2021.

Baca Juga: Para ‘Penggede’ Negara Seperti Airlangga-Erick-Anies-Ahok dan Ganjar Dilaporkan ke KPK

Tapi elektabilitas Airlangga hanya 0,8 persen berdasarkan data Voxpol Center dan 0,2 persen berdasarkan data Indikator Politik Indonesia.

“Ini seharusnya disadari oleh seluruh kader partai Golkar bahwa mesin mogok tidak dapat didorong oleh billboard. Sekali masyarakat mengatakan tidak, maka sungguh bodoh jika kita paksakan,” kata Sirojuddin, Kamis, kemarin. (sir/ark)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Setelah Pawai Mobil Formula E Batal Dilakukan, Ini Langkah Panitia

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mobil Formula E tidak boleh digunakan untuk konvoi. Oleh karena itu, rencana pembalap Formula E pawai di sekitar Monumen Nasional...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily