Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsMetropolitanSyarief Hasan Dukung Pernyataan Presiden Utamakan Penyelesaian Covid-19 Dulu, Baru Masalah Ekonomi

Syarief Hasan Dukung Pernyataan Presiden Utamakan Penyelesaian Covid-19 Dulu, Baru Masalah Ekonomi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan mendukung pernyataan Presiden yang akan mengutamakan penyelesaian Covid-19 dulu baru masalah ekonomi. Menurutnya, pernyataan tersebut sudah benar adanya sebagai Pemimpin Negara.

“Kami Partai Demokrat tentu sangat mendukung statement Presiden tersebut. kini para Menterinya harus menjalankan kebijakan tersebut, bukan sebaliknya selama ini lebih mengutamakan ekonomi dulu,” ungkap Syarief Hasan kepada wartawan, Kamis (15/7/201).

BACA JUGA: Erick Thohir Terus Maksimalkan Peran BUMN Bantu Penanganan COVID-19

Selain itu, Syarief Hasan juga mendorong Pemerintah untuk melakukan evaluasi dalam menangani Pandemi Covid-19. Pasalnya, jumlah kasus positif maupun meninggal dunia terus meningkat dari hari ke hari, hingga terdeteksinya varian baru Delta Covid-19 yang menyebar dengan sangat cepat.

Menurut dia, lonjakan kasus menkonfirmasi ketidakmampuan Pemerintah dalam menyelesaikan persoalan Pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri Wajib Konsultasi Dokter

“Belum adanya potensi pelandaian kasus positif Covid-19, disertai munculnya varian baru Covid-19 menunjukkan ketidakmampuan Pemerintah dalam menekan laju Pandemi Covid-19,” ungkap Syarief Hasan.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan kenaikan kasus positif harian sudah mendekati 50.0000 kasus beberapa hari terakhir, menjadi record tertinggi didunia melampaui India.

- Advertisement -

Total kasus positif Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak diumumkan pertama kali di awal Maret 2020 sebesar 2,62 juta kasus dan 68.219 diantaranya meninggal dunia.

BACA JUGA: Rakor Penanganan Covid-19 Hanya Dihadiri Pejabat Eselon 4, DPRD Sidoarjo: Buat Apa Diteruskan?

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mengungkapkan, penambahan kasus dan munculnya varian baru disebabkan karena tidak tegasnya Pemerintah dalam melakukan pembatasan.

“Dari berbagai kajian menunjukkan bahwa varian baru Covid-19 berasal dari luar negeri yang menyebar di Indonesia karena kurang ketatnya pembatasan masuknya WNA ke Indonesia,” ungkapnya.

Ia pun mengingatkan Pemerintah untuk fokus terus meningkatkan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Angka Kesembuhan Covid-19 di Kota Malang Capai 81,7 Persen

“Kasus positif Covid-19 masih terus bertambah dari hari ke hari. Pemerintah harus mengambil pengendalian dan langkah-langkah taktis untuk mengupayakan pencegahan hingga pembatasan dan antisipasi, persiapan perlengkapan obat-obatan dan antisipasi semua kebutuhan khususnya rumah sakit dan nakes untuk mencegah penyebaran dan penanganan Covid-19,” kata Syarief Hasan.

Politisi Senior Partai Demokrat ini juga mendorong Pemerintah untuk mengambil kebijakan yang lebih tegas, karena dirinya menilai Pemerintah sudah melakukan pengetatan dan pelarangan mudik, namun belum menunjukkan ketegasan terkait masuknya WNA di Indonesia. Pemerintah harusnya membuat kebijakan secara komprehensif dengan pengetatan dalam negeri dan pembatasan WNA masuk ke Indonesia.

BACA JUGA: Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel

“Saat ini banyak negara yang sudah melarang WNI masuk ke negara mereka.Kini menjadi pertanyaan kenapa Indonesia justru memberi karpet merah kepada WNA?” tutup Syarief Hasan. (sir/lna)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...