Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanSoal Vaksin Nusantara, IPW Minta Ketegasan Kasad Andika

Soal Vaksin Nusantara, IPW Minta Ketegasan Kasad Andika

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua Presedium Indo Police Wacth (IPW) Neta S Pane Meminta Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Andika Perkasa perlu bersikap tegas mengenai proses pembuatan Vaksin Nusantara di RSPAD Jakarta.

Hal tersebut agar tidak memunculkan kegaduhan dan polemik yang berkepanjangan yang bisa meresahkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dirinya dalam keterangan Tertulisnya kepada Nusadaily.com Kamis 15 April 2022.

Dikatakan pula, Bahwa IPW
menilai sikap tegas Kasad diperlukan agar tidak muncul keresahan dan kegaduhan di masyarakat atas polemik Vaksin Nusantara.

” Dengan adanya sikap tegas Kasad nasib Vaksin Nusantara, maka akan semakin jelas, sehingga publik tidak ragu ragu lagi, meski ada pihak pihak yang meragukannya” ujar Neta.

Menurut Neta, sikap tersebut diperlukan karena adanya surat Kepala RSPAD Dr. A. Budi Sulistya yang ditujukan ke Kasad dengan tembusan Wakasad, Irjenad, Asintel Kasad, Kapuskesad, Waka RSPAD, dan Kadispenad.

” Vaksin Nusantara menjadi viral setelah sejumlah tokoh dan anggota DPR datang ke RSPAD, yang katanya untuk diberi vaksin temuan Dr Terawan,” ujarnya

Oleh sebab itu, lanjut Neta fenomena ini sejumlah kalangan, termasuk BPOM mengkritisinya,dan tak pelak kegaduhan pun muncul. Agar kegaduhan tidak berkembang menjadi keresahan masyarakat.

” Harusnya DPR perlu bersikap, mengingat sejumlah anggotanya ikut hadir di RSPAD untuk mendapatkan Vaksin Nusantara,” kata Neta

Oleh karenanya, tambah Neta DPR mesti terbuka kepada rakyat, apa sesungguhnya yang terjadi dengan para anggotanya setelah hadir di RSPAD.

” Sikap terbuka perlu juga disampaikan Kasad mengingat RSPAD di bawah kendali Kasad dan adanya surat dari Kepala RSPAD,” tandasnya.(sir/aka)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua Presedium Indo Police Wacth (IPW) Neta S Pane Meminta Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Andika Perkasa perlu bersikap tegas mengenai proses pembuatan Vaksin Nusantara di RSPAD Jakarta.

Hal tersebut agar tidak memunculkan kegaduhan dan polemik yang berkepanjangan yang bisa meresahkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dirinya dalam keterangan Tertulisnya kepada Nusadaily.com Kamis 15 April 2022.

Dikatakan pula, Bahwa IPW
menilai sikap tegas Kasad diperlukan agar tidak muncul keresahan dan kegaduhan di masyarakat atas polemik Vaksin Nusantara.

" Dengan adanya sikap tegas Kasad nasib Vaksin Nusantara, maka akan semakin jelas, sehingga publik tidak ragu ragu lagi, meski ada pihak pihak yang meragukannya" ujar Neta.

Menurut Neta, sikap tersebut diperlukan karena adanya surat Kepala RSPAD Dr. A. Budi Sulistya yang ditujukan ke Kasad dengan tembusan Wakasad, Irjenad, Asintel Kasad, Kapuskesad, Waka RSPAD, dan Kadispenad.

" Vaksin Nusantara menjadi viral setelah sejumlah tokoh dan anggota DPR datang ke RSPAD, yang katanya untuk diberi vaksin temuan Dr Terawan," ujarnya

Oleh sebab itu, lanjut Neta fenomena ini sejumlah kalangan, termasuk BPOM mengkritisinya,dan tak pelak kegaduhan pun muncul. Agar kegaduhan tidak berkembang menjadi keresahan masyarakat.

" Harusnya DPR perlu bersikap, mengingat sejumlah anggotanya ikut hadir di RSPAD untuk mendapatkan Vaksin Nusantara," kata Neta

Oleh karenanya, tambah Neta DPR mesti terbuka kepada rakyat, apa sesungguhnya yang terjadi dengan para anggotanya setelah hadir di RSPAD.

" Sikap terbuka perlu juga disampaikan Kasad mengingat RSPAD di bawah kendali Kasad dan adanya surat dari Kepala RSPAD," tandasnya.(sir/aka)