Senin, Juni 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanSiswa Positif COVID, PTM SMPN 252 Jaktim Disetop 5 Hari

Siswa Positif COVID, PTM SMPN 252 Jaktim Disetop 5 Hari

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 252, Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim), menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Keputusan ini diambil setelah satu siswa dinyatakan positif COVID-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Solok Selatan Mulai Laksanakan Belajar Tatap Muka Penuh

Kepala SMPN 252 Jakarta Misto mengatakan kegiatan PTM 100 persen dihentikan selama lima hari ke depan sesuai dengan peraturan SKB 4 menteri.

“Sesuai dengan regulasi SKB 4 menteri dan dari keputusan Kepala Dinas yang menyatakan, kalau ada satu siswa yang terpapar, baik di klaster rumah maupun klaster sekolah, (PTM) itu dihentikan untuk sementara, sesuai regulasi, yaitu lima hari,” kata Misto, dilansir dari Antara

BACA JUGA : Anak Dengan Penyakit Komorbid Belajar Tatap Muka di Sekolah, Boleh Atau Tidak ?

Misto mengatakan saat ini kembali diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Siswa akan belajar secara daring hingga lima hari ke depan. Sekolah akan kembali dibuka pada Selasa (18/1).

Misto mengatakan siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut sudah dirawat sejak Selasa (11/1) bersama sang ayah di Rumah Sakit Omni Pekayon, Bekasi.

BACA JUGA : Dikbud Baubau Minta Dukungan Orang Tua Belajar Tatap Muka Juli 2021

“Yang terpapar (COVID-19) itu klaster dari rumah dan rumahnya ini kebetulan mereka tinggalnya bukan di DKI, tapi di Bekasi,” ujar Misto, dilansir dari detik.com

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 252, Sugiyanto, mengaku tidak mengetahui apakah siswa yang bersangkutan terpapar varian Omicron atau tidak.

BACA JUGA : SDN Cipinang Melayu Uji Coba Belajar Tatap Muka

Dia mengatakan penyemprotan disinfektan kembali dilakukan setelah ada konfirmasi kabar siswa positif COVID-19. Dia mengatakan penyemprotan disinfektan sebenarnya rutin dilakukan.

BACA JUGA : Ayu Ting Ting Ucapkan Syukur Setelah Jalani Karantina

“Kami mengambil langkah-langkah yang pertama sore harinya kita semprot disinfektan seluruh kelas, kemudian selanjutnya kita koordinasi dengan puskesmas,” ujar Sugiyanto.(ros)

BERITA KHUSUS

Ada Penampakan Kuntilanak di Acara Gowes HUT ke-104 Kota Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Masih dalam rentetan HUT ke 104 Kota Mojokerto, kali ini ribuan masyarakat berpartisipasi ramaikan gowes bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah...

BERITA TERBARU

Porprov VII Jatim di Situbondo, Cabor Judo Pertandingan Dua Katagori

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Cabang olahraga (Cabor) judo mempertandingkan dua kategori pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim. Pertandingan tersebut digelar di Gedung...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 252, Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim), menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Keputusan ini diambil setelah satu siswa dinyatakan positif COVID-19.

BACA JUGA : Solok Selatan Mulai Laksanakan Belajar Tatap Muka Penuh

Kepala SMPN 252 Jakarta Misto mengatakan kegiatan PTM 100 persen dihentikan selama lima hari ke depan sesuai dengan peraturan SKB 4 menteri.

"Sesuai dengan regulasi SKB 4 menteri dan dari keputusan Kepala Dinas yang menyatakan, kalau ada satu siswa yang terpapar, baik di klaster rumah maupun klaster sekolah, (PTM) itu dihentikan untuk sementara, sesuai regulasi, yaitu lima hari," kata Misto, dilansir dari Antara

BACA JUGA : Anak Dengan Penyakit Komorbid Belajar Tatap Muka di Sekolah, Boleh Atau Tidak ?

Misto mengatakan saat ini kembali diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Siswa akan belajar secara daring hingga lima hari ke depan. Sekolah akan kembali dibuka pada Selasa (18/1).

Misto mengatakan siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut sudah dirawat sejak Selasa (11/1) bersama sang ayah di Rumah Sakit Omni Pekayon, Bekasi.

BACA JUGA : Dikbud Baubau Minta Dukungan Orang Tua Belajar Tatap Muka Juli 2021

"Yang terpapar (COVID-19) itu klaster dari rumah dan rumahnya ini kebetulan mereka tinggalnya bukan di DKI, tapi di Bekasi," ujar Misto, dilansir dari detik.com

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 252, Sugiyanto, mengaku tidak mengetahui apakah siswa yang bersangkutan terpapar varian Omicron atau tidak.

BACA JUGA : SDN Cipinang Melayu Uji Coba Belajar Tatap Muka

Dia mengatakan penyemprotan disinfektan kembali dilakukan setelah ada konfirmasi kabar siswa positif COVID-19. Dia mengatakan penyemprotan disinfektan sebenarnya rutin dilakukan.

BACA JUGA : Ayu Ting Ting Ucapkan Syukur Setelah Jalani Karantina

"Kami mengambil langkah-langkah yang pertama sore harinya kita semprot disinfektan seluruh kelas, kemudian selanjutnya kita koordinasi dengan puskesmas," ujar Sugiyanto.(ros)