Rabu, Januari 26, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanSikap RI Dinilai Sudah Tepat Terkait Klaim China Soal Natuna

Sikap RI Dinilai Sudah Tepat Terkait Klaim China Soal Natuna

NUSADAILY.COM – DEPOK – Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP) Prof Dr. Eddy Pratomo menilai reaksi Pemerintah Indonesia terhadap klaim China di Natuna sudah tepat dan konsisten. Sejak awal sudah menolak keabsahan nine-dash line ini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Anggota DPR: Perlu Ketegasan untuk Menjaga Pengeboran Migas di Natuna

“Protes China ini tidak mengejutkan karena China memang sejak awal mengklaim perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) dan landa kontinen melalui nine-dash line.

Seperti diketahui lokasi pengeboran berada di landas kontinen Indonesia namun juga berada di dalam nine dash line,” kata Eddy Pratomo dalam keterangan tertulisnya.

Menurut observasi Eddy, Arbitrase Tribunal UNCLOS tentang SCS 2016 juga telah mengkonfirmasi. Bahwa klaim sepihak China ini bertentangan dengan hukum internasional.

“Bertolak dari posisi hukum Indonesia yang cukup kuat ini. Saya mencermati bahwa ketegasan Pemerintah RI tidak berubah dan telah mengambil langkah tegas dan konsisten,” ujarnya.

BACA JUGA : Kata Pakar soal Kapal Frigate Tak Disiapkan Hadapi Ancaman di Natuna

Pertama kata dia, Pemerintah RI telah mengabaikan protes RRT dengan cara melanjutkan pengeboran ini. Kedua, mengerahkan kapal-kapal penegak hukum untuk mengamankan kegiatan pengeboran.

“Pengeboran telah berhasil tuntas pada tanggal 19 November 2021. Dengan tuntasnya pengeboran ini maka soal protes RRT tersebut sudah kehilangan konteks dan tidak relevan lagi diributkan, karena tujuan pengeboran ini sudah tercapai,” katanya.

BACA JUGA : TNI AL Berhasil Padamkan dan Selamatkan 27 ABK KM Sinar Mas di Perairan Natuna Utara

Untuk itu kata dia perhatian kita sebaiknya lebih diarahkan untuk mendorong lagi berbagai aktivitas ekonomi di perairan hak-hak berdaulat RI di Laut China Selatan.

Sebelumnya, China memprotes dan meminta Indonesia menghentikan eksplorasi pengeboran minyak dan gas di Natuna. Merupakan kawasan yang diklaim sepihak oleh Beijing sebagai bagian dari teritorinya di Laut China Selatan.(ros)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed