Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPT PNM (Persero) dan Kementerian PPPA Teken MoU Pemberdayaan Perempuan

PT PNM (Persero) dan Kementerian PPPA Teken MoU Pemberdayaan Perempuan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Selasa 29 Desember 2020, melakukan penanda tanganan nota kesepahaman (MOU) tentang Peran Serta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro dan Mikro dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berlangsung di Kantor Kementerian PPPA Jakarta.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dalam sambutannya Direktur Utama PT PNM (Persero) Arief Mulyadi Mengatakan jika penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mensinergikan pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia melalui Pelatihan dan Pendampingan Usaha.

“PT. PNM memberikan pendampingan kepada pengusaha UMKM, melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). PT. PNM secara berkala dan berkelanjutan memberikan pelatihan, pembinaan, motivasi dan lainnya guna meningkatkan produktivitas dan kelas usaha nasabah binaannya,” jelas Arief.

Dirinya Juga bercerita,bahwa ibu Bintang Puspayoga setelah beberapa Hari dilantik menjadi Menteri PPPA mengunjungi langsung Kantor PT PNM.

” Saat itu saya meminta Ibu Bintang untuk menjadi Ibunya AO PNM, dan Beliaunya tidak Menolak, sehingga itu menjadi satu Penghargaan Buat Kami,” Kata Arief.

Dikesempatan Itu pula Orang Nomer satu di PT PNM Ini menjelaskan Jumlah Nasabah PNM per Desember berjumlah 7.830 juta nasabah yang 98% adalah Perempuan yang tersebar di 4500 kecamatan dan 425 kota/Kabupaten di 34 Propinsi.

” Semoga dengan MOU ini menjadi pengingat bahwa pernah ada kerjasama antara PNM dan kementerian PPP,” ucap Arief.

Sementara itu di tempat ya g sama Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MoU ini merupakan aksi nyata bentuk kolaborasi dan sinergi Kemen PPPA dengan PT. PNM sebagai upaya untuk mendukung salah satu dari 5 (lima) program prioritas sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo yaitu meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan.

Perempuan prasejahtera

“Kami akan fokus memberdayakan perempuan prasejahtera. Selain itu, ke depan, kami juga akan memberdayakan perempuan penyintas, baik korban kekerasan, korban bencana, maupun perempuan kepala keluarga,” jelas Menteri Bintang.

Menteri Bintang menyampaikan apresiasi kepada PT. PNM atas kerjasama dan sinergi yang telah dibangun bersama Kemen PPPA.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada PT. PNM yang telah mendampingi perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia, meskipun di tengah situasi pandemi yang sulit ini, pendampingan terus dilakukan bahkan hingga mencakup 7.830.000 nasabah,” ujar Menteri Bintang.

Menteri Bintang juga memberikan apresiasi kepada para Account Officer (AO) PT. PNM yang telah mendampingi para nasabah baik dalam penjangkauan maupun pendampingan. Tidak hanya mendampingi di bidang usaha, tapi juga di bidang lainnya seperti pendidikan baca tulis. “Para AO juga membantu kami dalam menyosialisasikan 5 (lima) program isu prioritas Kemen PPPA kepada seluruh nasabah di seluruh Indonesia,” tambah Menteri Bintang.

Penandatangan MoU ini diharapkan dapat memperkuat komitmen dan tanggungjawab bersama untuk mengimplementasikan pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak dan perlindungan anak di seluruh Indonesia.

“Kami tunggu kerja nyata dan implementasi nyatanya, semoga MoU ini dapat memperkuat kerjasama antara Kemen PPPA dengan PT. PNM,” tegas menteri Bintang. (sir/kal)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily