Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPSBB Jilid II, Hiburan Malam Buka, Warga: Ya Sama-sama Ngertilah

PSBB Jilid II, Hiburan Malam Buka, Warga: Ya Sama-sama Ngertilah

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II hingga Minggu, 11 Oktober 2020 mendatang. Namun demikian, sepertinya sebagian warga DKI sudah tak lagi menghiraukan.

Seperti yang terjadi di kawasan Danau Sunter dan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu 26 September 2020 malam.

Ratusan warga DKI terlihat sedang asyik menonton pertunjukan ondel-ondel hiburan khas Betawi dan permainan anak-anak di lokasi kawasan masjid Akbar Kemayoran.

“Kemarin malam di sini kayaknya ditutup dan banyak satpol PP yang jaga. Tapi nggak tahu malam ini kok di buka lagi,” ujar Imam salah satu pengunjung yang menikmati hiburan ondel-ondel kepada Nusadaily.com.

Menurut Imam, meski PSBB masih berlaku akan tetapi mayoritas warga mengikuti protokol kesehatan dan jaga jarak. “Pakai masker-kan wajib, makanya warga yang kesini mestinya harus pakai maskerlah,” ungkap bapak dua anak ini.

Imam beralasan mencari hiburan malam, lantaran di rumah jenuh dan suntuk. “Di rumah terus suntuk, capek, bingung mau ngapain. Mendingan kesini saja, apalagi anak-anak pada rewel,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah mengerti dan bijak dalam menerapkan PSBB. Terutama pada hiburan malam dan pedagang kecil. “Ya selama masih mengikuti aturan, saya kira gak masalah. Warga nurut kok, tapi kalau dipaksa mereka malah melawan dan bingung. Ya sama-sama ngertilah, ini kan untuk kebaikan bersama,” harapnya.

PSBB Jilid II Karena Covid Masih Tinggi

Sebelumnya, perpanjangan PSBB jilid II diputuskan oleh Gubernur DKI Anis Baswedan karena Covid masih tinggi.
“Perpanjangan lantaran masih berpotensi terjadinya kenaikan angka kasus positif covid-19 jika pelonggaran diberlakukan,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Keputusan ini diambil berdasarkan pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta. Anies menuturkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives), Luhut Binsar Panjaitan menyebut kasus di DKI Jakarta telah melandai dan terkendali.

Namun, kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi masih menunjukkan tren covid-19 meningkat. Sehingga, DKI perlu menyelaraskan langkah kebijakan.

“Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu,” ucap Anies.

Anies mengeklaim kasus covid-19 dan kasus aktif di Jakarta mulai menunjukkan pelandaian seiring mobilitas warga berkurang selama pengetatan PSBB. Dia membandingkan dua minggu pertama September 2020, pertambahan kasus aktif 49 persen atau 3.864 kasus.

Dia mengakui pada periode pengetatan PSBB, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi. Namun, berkurang menjadi 12 persen atau 1.453 kasus. (hud/aka)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily