Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPPKM Darurat Hari Ketiga, Lalu Lintas Jalan Sudirman Jakarta Terpantau Normal

PPKM Darurat Hari Ketiga, Lalu Lintas Jalan Sudirman Jakarta Terpantau Normal

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Lalu lintas di Jalan Sudirman, Jakarta terpantau normal memasuki hari ketiga pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Polda Sumut Amankan Lalu Lintas Jalur Wisata Medan-Berastagi – Nusadaily.com

Sekitar Jalan Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah kendaraan bermotor lalu lalang seperti biasa, meski tidak sepadat sebelum pemberlakuan PPKM Darurat.

Lalu lintas di Jalan Sudirman menuju arah Jalan Satrio dan Sudirman Central Business District (SCBD) masih dilalui pengendara kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat atau lebih.

Namun, kendaraan roda empat tidak bisa melintasi jalur kolong Semanggi dan dialihkan ke Jalan Gatot Subroto, karena sudah dipasangi barikade berupa “traffic cone“.

BACA JUGA : Hari Pertama PPKM Darurat, Lalu Lintas Masuk Kota Malang Lengang – Noktahmerah.com

Meski begitu, kolong Semanggi masih dilewati kendaraan roda dua yang mengarah ke SCBD.

Lalu lintas Jalan Sudirman secara umum lancar dan tidak begitu padat atau tidak ada kemacetan.

Barikade di Bundaran Senayan

Sementara itu, petugas Kepolisian masih memasang barikade di Bundaran Senayan dan pengendara dialihkan menuju Jalan Senopati-Jalan Patimura.

BACA JUGA : Gresik Jaman Now, Malam Pertama PPKM Darurat di Gresik – Javasatu.com

Untuk jalur dari Bundaran Senayan menuju arah Jalan Sudirman disekat oleh petugas.

Layanan transportasi umum yakni Trans Jakarta masih beroperasi melewati Jalan Sudirman yang melayani koridor Kota-Blok M.

Trans Jakarta hanya melayani masyarakat mulai pukul 05.00-20.30 WIB selama PPKM Darurat.

Sedangkan sejumlah warga Jakarta juga memulai aktivitas bekerja di perkantoran yang berada di sekitar Jalan Sudirman.

Sejumlah warga terpantau berjalan kaki di pedestarian Jalan Sudirman, mengingat kawasan itu banyak berdiri pusat ekonomi dan bisnis seperti perbankan, pasar modal dan kantor perusahaan skala besar lainnya.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021, sektor keuangan termasuk di dalamnya perbankan dan pasar modal masuk dalam sektor esensial sehingga diperkenankan maksimal 50 persen karyawan bekerja di kantor.

Sebelumnya, pada hari pertama PPKM Darurat pada Sabtu (3/7) dan hari kedua pada Minggu (4/7) Jalan Sudirman terpantau lengang dan bertepatan pula dengan akhir pekan.

Jalan Sudirman termasuk jalur di kawasan dalam kota yang masuk pembatasan mobilitas yakni Bundaran Senayan, Semanggi, Bundaran HI dan TL Harmoni.(ros)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR