Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsMetropolitanPolres Bogor Terapkan "One Way" Urai Penumpukan di Jalur Puncak Bogor

Polres Bogor Terapkan “One Way” Urai Penumpukan di Jalur Puncak Bogor

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – CIAWI, BOGOR – Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, mengurai penumpukan kendaraan di Jalur Puncak, Cisarua, Bogor dengan cara menerapkan sistem satu arah atau one way dan penyekatan.

“Penyekatan tetap berlaku di titik-titik yang sama, di mana pelaksanaan penyekatan di exit Tol Ciawi, dan jalur alternatif. Memang kita lihat di layar CCTV, arus jalur Wisata Puncak, mulai sedikit ada peningkatan,” ungkap Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata di Simpang Gadog, Ciawi, Bogor, Rabu.

BACA JUGA : Pemkot Bogor Apresiasi Bantuan Pihak Swasta pada Warga Terdampak COVID-19

Pantauan di lokasi, penerapan one way dari arah Puncak menuju Jakarta dilakukan mulai siang hingga petang, untuk mengurangi volume kendaraan di wilayah selatan Kabupaten Bogor itu.

Pasalnya, kepadatan kendaraan sudah terjadi di jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu sejak pagi hari. Meski Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor sudah melakukan penyekatan di Simpang Gadog.

BACA JUGA : Wali Kota Bogor Membagikan Paket Sembako di Pasar Kebon Kembang

“Pemeriksaan Swab Antigen atau menunjukkan kartu sudah divaksin menjadi persyaratan utama jika ingin memasuki kawasan Wisata Puncak. Kami memastikan mobilitas atau pergerakan masyarakat harus dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan,” kata Dicky.

Sementara, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana menyebutkan bahwa sedikitnya ada 25 kendaraan yang diberikan sanksi putar balik pada kegiatan penyekatan di Simpang Gadog pagi hari.

BACA JUGA : Dewa United Bangun Lapangan Latihan Berstandar Internasional di Bogor

Menurutnya, selain pemberian sanksi berupa putar balik, petugas Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor juga memberikan sanksi berupa teguran lisan. Khususnya bagi pengendara yang tidak mengenakan masker.

“Melaksanakan penyekatan sebagai filter akses masuk wisata antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat dari luar daerah,” kata Iman.(lal)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...