Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPolisi Tutup Jl Merdeka Barat, Cegah BEM SI Menuju Istana

Polisi Tutup Jl Merdeka Barat, Cegah BEM SI Menuju Istana

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Aparat Kepolisian menutup Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat untuk mencegah Aliansi massa dari BEM Seluruh Indonesia (SI), bergerak menuju Istana Negara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pantauan di lokasi, pukul 13.40 WIB, Kamis (21/10/2021), Jl Medan Merdeka Barat ditutup menggunakan kawat berduri. Polisi dibantu petugas Satpol PP mulai membentangkan kawat berduri sekitar pukul 13.25 WIB.

BACA JUGA: BEM SI Kepung Istana

Selain itu, tampak lima mobil taktis dari polisi disiagakan di sekitar kawat berduri. Massa aksi yang sebelumnya berada di pintu barat daya Monas kini mulai bergerak maju ke arah Jl Medan Merdeka Barat tepat di depan kawat berduri.

Mereka terlihat berorasi di dua sisi jalan di Jl Medan Merdeka Barat. Tampak petugas kepolisian berjaga di belakang kawat berduri dan di sekeliling massa tepatnya di atas trotoar jalan.

Aksi mahasiswa ini dilaksanakan untuk menyampaikan 12 tuntutan terkait tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA: BEM Nusantara Dukung Perpanjangan PPKM

Sebelumnya, arus lalu lintas di Bundaran Patung Kuda Monas sempat tersendat karena ratusan mahasiswa dari Universitas Indraprasta PGRI nekat menutup jalan protokol.

BACA JUGA: Ratusan Personel Gabungan Siaga Kawal Demo BEM SI di KPK

Hingga berita dilaporkan pada pada pukul 14.15 WIB, mahasiswa masih tertahan di Jalan Medan Merdeka Barat. Penutupan jalan pun dilakukan secara situasional.

Polres Metro Jakarta Pusat dibantu aparat TNI sebelumnya telah melakukan persiapan pengamanan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan.

BACA JUGA: BEM SI Berencana Demo di Depan KPK Hari Ini

“Ada 2.149 personel gabungan,” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto.

Sementara itu, Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Kaharuddin mengatakan lebih dari 500 mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan 12 tuntutan kepada Presiden Joko Widodo yang telah menjabat selama tujuh tahun sejak 2014.

“Bertepatan dengan 20 Oktober 2021, tujuh tahun sudah Jokowi memimpin pemerintahan negeri ini. Namun banyak janji-janji kampanye yang harus dipenuhi,” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Kaharuddin di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis.

BACA JUGA: Dikira Lalisa Eh Ternyata Cita Citata

Kaharuddin menyampaikan ada 12 tuntutan yang disampaikan, antara lain mendesak pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah pengganti untuk membatalkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Mahasiswa juga menuntut diberhentikannya Firli Bahuri sebagai Ketua KPK dan mengembalikan marwah lembaga tersebut dalam agenda pemberantasan korupsi.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR