Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsMetropolitanPolisi Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penembakan di Kelapa Gading

Polisi Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penembakan di Kelapa Gading

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Dua hari setelah penembakan di Kelapa Gading yang menewaskan pengusaha perkapalan Sugianto, polisi masih memburu pelaku. Sugianto tewas dengan lima tembakan di dekat Ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Polisi mulai menyebarkan sketsa wajah dua pelaku penembakan di Kelapa Gading. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolrestro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi, Sabtu 15 Agustus 2020.

“Iya itu (Wajah pelaku),” jelas Sungkono saat dikonfirmasi.

BACA JUGA: Penembakan Kelapa Gading: Korban Pekerja Pelayaran, Ditembak 4 Kali

Sketsa ini dibuat oleh tim dari Inafis Bareskrim Polri. Sketsa pertama menampilkan wajah sang eksekutor, ia berkulit bersih dan memiliki tinggi sekitar 160 sentimeter.

Ia berperawakan agak kurus. Sketsa tidak menampilkan jelas wajah dari sang eksekutor ini, karena ia mengenakan masker dan topi. Diperkirakan sang eksekutor berusia 35 tahun.

BACA JUGA: Penembakan Terjadi di Kelapa Gading, Satu Orang Tewas

Selanjutnya, sketsa kedua merupakan rekan pelaku yang menunggu di motor. Wajahnya terlihat jelas. Ia memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter, dengan tubuh yang gemuk dan rambut ikal. Warna kulitnya cenderung hitam. Polisi memperkirakan, pelaku kedua ini berusia kurang lebih 45 tahun.

Penembakan ini terjadi pada Kamis 13 Agustus 2020. Sugianto tiba-tiba ditembak dari belakang oleh eksekutor.

Polisi menyebut, ada lima tembakan yang dilepaskan sang eksekutor, namun di lapangan mereka hanya menemukan satu proyektil dan empat selongsong peluru. Lima tembakan tersebut mengenai bagian dada dan kepala dari Sugianto.

Peristiwa penembakan ini, sontak menyita perhatian publik dan menginginkan agar kasus ini bisa segera terungkap.(dan/lna)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Polisi Imbau Pemotor Tak Pakai Sandal Jepit Saat Berkendara, Kalau Pengemudi Mobil Gimana?

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Beberapa waktu lalu muncul imbauan dari polisi kepada pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara. Alasan dilarang...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dua hari setelah penembakan di Kelapa Gading yang menewaskan pengusaha perkapalan Sugianto, polisi masih memburu pelaku. Sugianto tewas dengan lima tembakan di dekat Ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Polisi mulai menyebarkan sketsa wajah dua pelaku penembakan di Kelapa Gading. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolrestro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi, Sabtu 15 Agustus 2020.

"Iya itu (Wajah pelaku)," jelas Sungkono saat dikonfirmasi.

BACA JUGA: Penembakan Kelapa Gading: Korban Pekerja Pelayaran, Ditembak 4 Kali

Sketsa ini dibuat oleh tim dari Inafis Bareskrim Polri. Sketsa pertama menampilkan wajah sang eksekutor, ia berkulit bersih dan memiliki tinggi sekitar 160 sentimeter.

Ia berperawakan agak kurus. Sketsa tidak menampilkan jelas wajah dari sang eksekutor ini, karena ia mengenakan masker dan topi. Diperkirakan sang eksekutor berusia 35 tahun.

BACA JUGA: Penembakan Terjadi di Kelapa Gading, Satu Orang Tewas

Selanjutnya, sketsa kedua merupakan rekan pelaku yang menunggu di motor. Wajahnya terlihat jelas. Ia memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter, dengan tubuh yang gemuk dan rambut ikal. Warna kulitnya cenderung hitam. Polisi memperkirakan, pelaku kedua ini berusia kurang lebih 45 tahun.

Penembakan ini terjadi pada Kamis 13 Agustus 2020. Sugianto tiba-tiba ditembak dari belakang oleh eksekutor.

Polisi menyebut, ada lima tembakan yang dilepaskan sang eksekutor, namun di lapangan mereka hanya menemukan satu proyektil dan empat selongsong peluru. Lima tembakan tersebut mengenai bagian dada dan kepala dari Sugianto.

Peristiwa penembakan ini, sontak menyita perhatian publik dan menginginkan agar kasus ini bisa segera terungkap.(dan/lna)