Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPeserta Reuni 212 Beberapa Titik Kawasan Monas dibubarkan Polisi

Peserta Reuni 212 Beberapa Titik Kawasan Monas dibubarkan Polisi

NUSADAILY.COM – JAKARTA -Puluhan peserta aksi Reuni 212 yang berkumpul di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat dibubarkan polisi, Kamis (2/12/2021). Sejak pukul 07.00 WIB, massa aksi sudah berkumpul di Stasiun Gambir. Mayoritas mereka datang mengendarai beberapa mobil pribadi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Bahkan juga meraka ada yang datang dari luar kota , seperti dari semarang dengan menggunakan bus. Kerumunan peserta Reuni 212 juga bukan hanya ada di kawasan Gambir saja, melainkan juga ada di bebrapa titik seperti depan Sarinah, dan Samping Kantor Baswalu RI.

Melihat kerumunan tersebut beberapa anggota polisi berupaya membubarkan mereka. Menggunakan pengeras suara dari mobil massa diminta membubarkan diri.

“Kami minta kepada Bapak, Ibu untuk membubarkan diri. Kembali ke rumah masing-masing. Acara reuni tidak ada,” ujar polisi.

Mendengar kalimat itu, massa aksi masih sempat bertahan di lokasi. Namun polisi masih menggunakan pengeras suara tetap meminta mereka untuk bubar.

Massa aksi akhirnya pun membubarkan diri tanpa perlawanan. Mereka berbondong-bondong masuk ke mobil pribadi dan meninggalkan lokasi.

Berdasarkan pantauan Nusadaily Com  hingga pukul 14.00  WIB sudah tidak ada massa yang berkumpul di Stasiun Gambir. Maupun ditempat lainnya.

Sebelumnya, Polda Metro menegaskan tidak memberikan izin penyelenggaraan Reuni 212 di Patung Kuda. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan, pihak-pihak yang nekat tetap menggelar aksi akan dipidana.

“Apabila paksakan lakukan kegiatan, maka kami akan terapkan ketentuan hukum berlaku apabila memaksakan akan kami sangkakan tindak pidana,” kata Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Peserta yang nekat menggelar aksi akan dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 212 hingga Pasal 218, serta Undang-undang Karantina Kesehatan.

“Apabila memaksakan akan kami sangkakan tindak pidana 212 dan 218 KUHP yang tak indahkan hal ini,” tegas Zulpan.

Alasan pelaksanaan reuni akbar 212 tidak diizinkan, karena tak direkomendasikan oleh Satgas Covid-19 DKI Jakarta.

Polda Metro Jaya tak akan memberi izin pada kegiatan yang bersifat menciptakan kerumunan yakni demi sesuatu yang bertentangan aturan prokes atau kegiatan yang berkaitan dengan COVID-19,” ujar Zulpan.(sir/wan)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed