Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPerusahaan Pengolahan Udang Panca Mitra Resmi Melantai di BEI

Perusahaan Pengolahan Udang Panca Mitra Resmi Melantai di BEI

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Perusahaan yang bergerak di sektor konsumen berbasis ekspor, khususnya pada pengolahan udang, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham atau IPO.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : IHSG Menguat Seiring Kenaikan Bursa Saham Kawasan Asia – Nusadaily.com

Emiten yang menggunakan kode saham PMMP itu menjadi perusahaan tercatat ke-50 di bursa sepanjang tahun 2020.

Direktur Utama PMMP Martinus Soesilo di Jakarta, Jumat, mengatakan langkah IPO tersebut merupakan langkah besar bagi perseroan dan menjadi bukti komitmen perseroan kepada para pemangku kepentingan dan rekanan usaha.

Selain itu, langkah IPO itu juga merupakan langkah perseroan untuk melakukan ekspansi usaha yang bertujuan untuk peningkatan kinerja, terutama melalui pembangunan konstruksi pabrik baru, untuk meningkatkan kapasitas produksi dan juga untuk menambah varian produk yang akan dipasarkan.

BACA JUGA : Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah Diperiksa Penyidik Kejagung – Imperiumdaily.com

“Pembangunan pabrik ke-8 kami, rencananya kami akan mulai di Januari 2021. Lahannya pun sudah kami siapkan, sehingga kami dapat langsung memulai pembangunannya pada bulan depan,” ujar Martinus.

PMMP melepas sebanyak 353 juta saham atau setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran sebesar Rp336 per saham.

Perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

BACA JUGA : Jokowi Akui Ada Praktik Perdagangan Saham ‘Gorengan’ di BEI – Noktahmerah.com

Melalui penawaran umum tersebut, PMMP meraup dana sebesar Rp118,6 miliar, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp790 miliar.

“Dana tersebut akan digunakan sekitar 66,5 persen untuk belanja modal perseroan berupa pembangunan konstruksi pabrik baru. Serta pembelian mesin beserta fasilitas penunjangnya untuk meningkatkan produksi pre-fried breaded product dan sisanya sekitar 33,5 persen. Akan digunakan untuk modal kerja perseroan yang akan digunakan untuk pembelian bahan baku udang dan bahan baku pelengkap untuk produksi produk perseroan,” kata Martinus.

Ditengah Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia

Ditengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia. PMMP mampu menghasilkan kinerja yang positif dengan kenaikan volume penjualan sebesar 14 persen (yoy) per Juni 2020.

Selain itu, penjualan perseroan mencapai 83 juta dolar AS pada Juni 2020. Atau naik sebesar 9,3 juta dolar AS atau 12,6 persen dari penjualan Juni 2019 yang tercatat pada 74 juta dolar AS.

“Pencapaian ini mampu membuktikan kemampuan perseroan untuk menjalankan strategi usaha perseroan dan menghadapi tantangan selama pandemi COVID-19,” ujar Martinus.

Pada perdagangan perdananya, saham PMMP terpantau naik 34 poin atau 10,12 persen ke posisi Rp370 per lembar saham.(ros)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR