Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsMetropolitanPengamat: Pertamina Harus Siap Impor BBM Akibat Kebakaran Kilang Balongan

Pengamat: Pertamina Harus Siap Impor BBM Akibat Kebakaran Kilang Balongan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pengamat energi yang juga pernah menjabat sebagai Anggota Komisi VII DPR periode 2014-2019, Kurtubi, mengatakan insiden kebakaran Kilang Balongan akan mengurangi cadang Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri untuk jangka menengah sehingga Pertamina harus siap mengambil kebijakan impor.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Pertamina harus bersiap untuk impor BBM karena itu menjadi cara agar suplai di Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya tidak terganggu. Jika ada SPBU yang kekurangan BBM nanti orang-orang panik, teriak,” kata Kurtubi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

BACA JUGA : Melihat Profil Kilang Balongan Pertamina Yang Terbakar – Nusadaily.com

Dia mengapresiasi langkah darurat yang dilakukan Pertamina dalam mengatasi kebakaran agar tidak meluas ke area lain dan memastikan stok BBM  nasional tetap aman melalui penambahan suplai dari kilang-kilang lain.

Pertamina memerlukan penambahan tangki timbun untuk menggantikan tiga tangki penampungan yang rusak akibat insiden kebakaran.

BACA JUGA : Pertamina Kehilangan 400 Ribu Barel Akibat Kebakaran Kilang Balongan – Noktahmerah.com

“Langkah yang dilakukan Pertamina sudah tepat, dengan menjamin kebutuhan BBM melalui penambahan dari kilang-kilang lain, seperti Kilang Cilacap lewat jalur laut,” kata Kurtubi.

“Pertamina punya kapal tangki raksasa yang biasa mangkal di Banten, Selat Sunda. Saat darurat kapal ini bisa dipanggil datang ke Jakarta untuk mengganti BBM yang hilang karena kilang terbakar,” tambahnya.

BACA JUGA : Kilang Balongan Kebakaran, Pertamina Pastikan Distribusi BBM Lancar – Imperiumdaily.com

Seperti diketahui, insiden kebakaran Kilang Balongan terjadi sekitar pukul 00.45 dini hari dengan kerugian mencapai 400 ribu barel.

Pertamina akan menyuplai kebutuhan bahan bakar masyarakat dari sejumlah kilang dan terminal BBM, di antaranya Kilang Cilacap dan Kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Produksi Kilang Cilacap akan ditingkatkan sampai 300 ribu barel dan Kilang TPPI sebanyak 500 ribu barel.(lal)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu