Rabu, Juni 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanPemerkosa Anak hingga Hamil di Bekasi Bebas Berkeliaran, Keluarga Korban Harap Polisi...

Pemerkosa Anak hingga Hamil di Bekasi Bebas Berkeliaran, Keluarga Korban Harap Polisi Tangkap Pelaku

NUSADAILY.COM – BEKASI – Pria pemerkosa anak hingga hamil di Cibitung, Kabupaten Bekasi masih berkeliaran. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Kemensos Kutuk Keras Perbuatan Pria Pemerkosa Wanita Berkebutuhan Khusus di Bandung

“Harapan saya pengennya cepat dihukum secepatnya, harapan saya, dari keluarga saya. Kalau dia dihukum kan nggak menantangin saya dan keluarga saya,” ujar ibunda korban, M, Sabtu (16/4/2022).

Sebelumnya, keluarga melaporkan S ke polisi atas dugaan pemerkosaan terhadap putrinya yang berusia 14 tahun. Akibat perbuatan pelaku, korban kini hamil 5 bulan.

BACA JUGA : Santriwati Korban Pemerkosaan Herry Wirawan Minta Ganti Rugi

Menurut M, pelaku pernah berjanji akan bertanggungjawab menikahi putrinya. Tapi hal itu tidak pernah terjadi hingga akhirnya keluarga memutuskan melapor polisi.

“Mau janjikan itu, Pak, janjikan istri kedua biar jabang bayi ada bapaknya, kapan katanya bertemu bermusyawarah,” ujar M.

BACA JUGA : Dicekoki Miras, Remaja Pria Dicabuli Biduan 3 Hari Berturut-Turut

Namun janji tinggal janji, nyatanya pelaku tidak pernah menikahi korban. Menurut M, pelaku juga kerap sesumbar ke tetangga bahwa ia tak mudah ditangkap polisi.

“Ini saya tungguin ke WhatsApp nggak ada dia mau datang. Dia bilang nih, kalau dia ke warung bilang ama temennya katanya dia lindung, kalau ditangkap licin,” ucapnya.

BACA JUGA : UMY Digegerkan Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswa

Penjelasan Polisi

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Gidion Arif mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari terduga pelaku. Namun, pelaku mengelak, sehingga polisi perlu alat bukti lain untuk menjerat pelaku.

“Setelah kita klarifikasi kan (pelaku) tidak mengakui, maka perlu pembuktian scientific. Satu-satunya pembuktian scientific untuk kasus ini DNA,” ujar Gidion dihubungi terpisah, dilansir dari detik.com

Menurut Gidion untuk mendapatkan hasil tes DNA harus menunggu bayi dari korban anak ini lahir. Selain itu, kata Gidion, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti yang lain.

“DNA ini kan bisa keluar bisa diambil (jika bayi) sudah keluar kandungan. Sambil jalan itu mengambil DNA, kita mencukupi alat-alat bukti yang lain, alat bukti yang lain kan hanya keterangan saksi, berapapun saksi yang kita periksa itu nilainya satu,” tuturnya.(ros)

BERITA KHUSUS

Kabar Gembira! Internet Gratis Masuk RW, Wali Kota Pasuruan: Ada 68 Titik

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – Warga Kota Pasuruan kini semakin dimanjakan dengan layanan internet gratis. Tidak hanya sebatas pada ruang publik, seperti taman-taman kota,...

BERITA TERBARU

Patuhi Aturan! Lebih dari 700 ETLE Mobile Tersebar di Indonesia, Siap Tilang Pelanggar Lalin

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah mengembangkan sistem Electronic Traffic law Enforcement (ETLE) mobile di Indonesia. Walau belum diterapkan di...