Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanPemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik, Gimana Tuh?

Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik, Gimana Tuh?

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemerintah bakal mereformasi penyaluran subsidi listrik. Subsidi akan diberikan langsung kepada pelanggan listrik bersubsidi tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana menjelaskan reformasi subsidi ini menyangkut dua hal. Pertama, terkait dengan mekanismenya yang ujungnya subsidi langsung. Kedua tarifnya, sebab tarif listrik bersubsidi tidak diubah sejak tahun 2003.

BACA JUGA: Waduh! Subsidi Listrik Bocor ke Kos-kosan hingga Rumah Mewah

Rida mengatakan, nantinya subsidi diberikan langsung ke orang penerima. Sementara, listriknya tidak disubsidi.

“Bagaimana bentuknya? Ya nantinya semua pelanggan itu bayar sesuai dengan tarifnya yang tidak disubsidi. Nanti kepada yang berhak disubsidi tadi yang langsung dikasih cash, atau apalah kupon, voucher untuk membayarnya itu dan dia tidak bisa digunakan lagi selain untuk membayar listrik,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (19/1/2022).

BACA JUGA: Stimulus Listrik di Malut Diperpanjang Hingga September 2021

Rida mengatakan, mekanisme tersebut saat ini sedang digodok oleh pemerintah termasuk penerapannya dan cara penyaluran subsidi listrik.

BACA JUGA: Alhamdulillah! Subsidi Listrik PLN Diperpanjang hingga Maret 2021

“Itu lagi digodok mekanismenya, caranya, bagaimana, penyalurannya kapan, oleh siapa yang pasti jangan sampai kita membuat aturan menyusahkan rakyat ya, bukan itu tujuan kita bernegara,” katanya.

BACA JUGA: Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Golongan 450 V, Ketua DPD RI Minta Hadirkan Skema Baru

Dia menegaskan, pemerintah tidak berencana mengurangi subsidi. Menurutnya, pemerintah ingin subsidi ini tepat sasaran. Salah satunya, dengan mekanisme subsidi langsung.

Meski begitu, dia menuturkan, untuk mereformasi subsidi listrik ini perlu data yang akurat.

BACA JUGA: Ayu Aulia Susul Zikri Daulay ke Turki

“Tapi lagi-lagi kesemuanya berbasis data, datanya dulu yang harus kita pastikan bener-bener firm ya minimum di atas 85% bahwa datanya akurat, akurat dari sisi kesesuaian dengan di lapangan,” katanya dikutip dari detikcom.(eky)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Polsek Air Joman Asahan Gotong Royong Berburu Tikus

NUSADAILY.COM - ASAHAN - Polsek Air Joman Polres Asahan bersama Forkopimcam Kecamatan Air Joman menghadiri kegiatan gotong royong berburu tikus bersama di Desa Bandar,...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pemerintah bakal mereformasi penyaluran subsidi listrik. Subsidi akan diberikan langsung kepada pelanggan listrik bersubsidi tersebut.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana menjelaskan reformasi subsidi ini menyangkut dua hal. Pertama, terkait dengan mekanismenya yang ujungnya subsidi langsung. Kedua tarifnya, sebab tarif listrik bersubsidi tidak diubah sejak tahun 2003.

BACA JUGA: Waduh! Subsidi Listrik Bocor ke Kos-kosan hingga Rumah Mewah

Rida mengatakan, nantinya subsidi diberikan langsung ke orang penerima. Sementara, listriknya tidak disubsidi.

"Bagaimana bentuknya? Ya nantinya semua pelanggan itu bayar sesuai dengan tarifnya yang tidak disubsidi. Nanti kepada yang berhak disubsidi tadi yang langsung dikasih cash, atau apalah kupon, voucher untuk membayarnya itu dan dia tidak bisa digunakan lagi selain untuk membayar listrik," katanya dalam konferensi pers, Selasa (19/1/2022).

BACA JUGA: Stimulus Listrik di Malut Diperpanjang Hingga September 2021

Rida mengatakan, mekanisme tersebut saat ini sedang digodok oleh pemerintah termasuk penerapannya dan cara penyaluran subsidi listrik.

BACA JUGA: Alhamdulillah! Subsidi Listrik PLN Diperpanjang hingga Maret 2021

"Itu lagi digodok mekanismenya, caranya, bagaimana, penyalurannya kapan, oleh siapa yang pasti jangan sampai kita membuat aturan menyusahkan rakyat ya, bukan itu tujuan kita bernegara," katanya.

BACA JUGA: Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Golongan 450 V, Ketua DPD RI Minta Hadirkan Skema Baru

Dia menegaskan, pemerintah tidak berencana mengurangi subsidi. Menurutnya, pemerintah ingin subsidi ini tepat sasaran. Salah satunya, dengan mekanisme subsidi langsung.

Meski begitu, dia menuturkan, untuk mereformasi subsidi listrik ini perlu data yang akurat.

BACA JUGA: Ayu Aulia Susul Zikri Daulay ke Turki

"Tapi lagi-lagi kesemuanya berbasis data, datanya dulu yang harus kita pastikan bener-bener firm ya minimum di atas 85% bahwa datanya akurat, akurat dari sisi kesesuaian dengan di lapangan," katanya dikutip dari detikcom.(eky)