Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanMobil Disopiri Serda Nurhadi Nunggak 8 Bulan

Mobil Disopiri Serda Nurhadi Nunggak 8 Bulan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Serda Nurhadi, Anggota TNI AD, dikepung oleh 11 debt collector saat menyetir mobil milik warga di dekat Gerbang Tol (GT) Koja Barat, Jakarta Utara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Mobil B-2638-BZK tersebut ada tunggakan kredit leasing selama 8 bulan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan saat dihubungi detikcom, Senin (10/5/2021).

BACA JUGA : Kodam Jaya Kecam Perampasan Kendaraan Serda Nurhadi Oleh Debt Collector – Nusadaily.com

Kasus itu bermula saat Serda Nurhadi mengambil alih kemudi kendaraan tersebut usai mendapatkan laporan kendaraan itu dikepung oleh debt collector. Di dalam mobil itu pun terdapat anak kecil dan seorang warga yang sakit.

Meski telah diambil alih oleh Serda Nurhadi, para pelaku tetap mengepung mobil itu. Pelaku kemudian melakukan ancaman secara verbal kepada penumpang di dalam mobil tersebut.

BACA JUGA : Babinsa Berhati Mulia, Selamatkan Warga ke RS Tak Peduli Dikepung Debt Collector – Imperiumdaily.com

“Tidak boleh dengan cara-cara seperti itu juga walaupun mobil leasing sudah ada aturan tidak boleh ambil secara sepihak. Itu yang tidak diperbolehkan. Kenapa tidak dengan cara-cara baik malah melakukan penyerangan dan lainnya,” ujar Guruh.

11 orang pelaku kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Utara. Para pelaku dijerat dengan dugaan pelanggaran perbuatan tidak menyenangkan dan pencurian dengan kekerasan.

BACA JUGA : Serda Nurhadi Pembawa Mobil yang Dikepung Debt Collector Diperiksa Pomdam Jaya – Noktahmerah.com

“Kita kenakan Pasal 335 KUHP ayat 1 itu perbuatan tidak menyenangkan dengan cara kekerasan atau Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan Juncto Pasal 53,”‘ sebut Guruh.

Mendalami Perihal Hal Tersebut

Terkait kepemilikan kendaraan itu, Guruh belum memerinci lebih jauh. Dia menyebut masih akan mendalami perihal hal tersebut.

“Jadi mobil itu tidak disebutkan atas nama siapa, cuman kendaraan itu lagi kita dalami punya. Di surat-surat hanya ada nopolnya,” imbuh Guruh.

Aksi pengepungan debt collector itu diketahui viral di media sosial. Para pelaku tetap melakukan ancaman meski sudah diperingatkan ada TNI AD dan warga yang tengah sakit di dalam mobil tersebut.

11 pelaku berhasil diamankan pada Minggu (9/5) sore. Polisi diketahui masih mengejar satu pelaku lainnya yang hingga kini masih buron.

“Masih ada satu yang kita dalami keterlibatannya masih kita lakukan pengejaran. Kita minta untuk kooperatif menyerahkan diri,” pungkas Guruh.(han)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR