Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanMinyak Goreng Rp 14 Ribu per Liter Dijual Serentak Hari Ini

Minyak Goreng Rp 14 Ribu per Liter Dijual Serentak Hari Ini

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan minyak goreng Rp14 ribu dijual serentak di seluruh ritel modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mulai hari ini, Rabu (19/1). Rencananya, program berlangsung hingga 6 bulan ke depan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kebijakan penyediaan minyak goreng satu harga ini akan dilakukan terlebih dahulu melalui ritel modern yang menjadi anggota Aprindo, kemudian untuk pasar tradisional akan diberikan waktu 1 minggu untuk melakukan penyesuaian kebijakan,” katanya pada konferensi pers daring, Selasa (18/1) malam.

BACA JUGA : Mobil Pecah Ban, Operasi Pasar Minyak Goreng Murah Disperindag Jatim dan Magetan Molor

Pemerintah, sambung Lutfi, menggelontorkan dana sebesar Rp7,6 triliun guna membiayai subsidi 250 juta liter minyak goreng kemasan per bulan atau setara 1,5 miliar liter selama 6 bulan bagi masyarakat.

“Kebijakan sudah disosialisasikan kepada semua produsen minyak goreng dan ritel modern, pada prinsipnya para produsen dan ritel modern mendukung kebijakan pemerintah ini untuk menstabilkan harga,” kata Lutfi.

BACA JUGA : Pemkot Jakpus Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng Murah

Pada kesempatan sama, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) karena pemerintah sudah menjamin pasokan dan stok minyak goreng harga Rp14 ribu per liter mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.

“Dengan kebijakan ini kami harap masyarakat bisa mendapat minyak goreng dengan harga terjangkau dan di sisi lain produsen juga tidak dirugikan,” ujarnya.

BACA JUGA : Cerita Harga Minyak Goreng Mahal di Negeri Kaya Sawit

Untuk melancarkan program tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 02 Tahun 2022 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor. Beleid ini mulai berlaku pada 24 Januari 2022.

Dalam beleid tersebut, Lutfi mengatur ekspor Crude Palm Oil (CPO), Refined, Bleached, and Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein), dan Used Cooking Oil (UCO) dilakukan melalui mekanisme perizinan berusaha berupa Pencatatan Ekspor (PE).

BACA JUGA : Pria Cabul Jotos Biduan saat Manggung Ditangkap!

Untuk mendapatkan PE, eksportir harus memenuhi persyaratan antara lain Surat Pernyataan Mandiri bahwa eksportir telah menyalurkan CPO, RBD Palm Olein, dan UCO untuk kebutuhan dalam negeri.

Hal itu dilampirkan dengan kontrak penjualan; rencana ekspor dalam jangka waktu enam bulan; dan rencana distribusi ke dalam negeri dalam jangka waktu enam bulan.(lal)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan minyak goreng Rp14 ribu dijual serentak di seluruh ritel modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mulai hari ini, Rabu (19/1). Rencananya, program berlangsung hingga 6 bulan ke depan.

"Kebijakan penyediaan minyak goreng satu harga ini akan dilakukan terlebih dahulu melalui ritel modern yang menjadi anggota Aprindo, kemudian untuk pasar tradisional akan diberikan waktu 1 minggu untuk melakukan penyesuaian kebijakan," katanya pada konferensi pers daring, Selasa (18/1) malam.

BACA JUGA : Mobil Pecah Ban, Operasi Pasar Minyak Goreng Murah Disperindag Jatim dan Magetan Molor

Pemerintah, sambung Lutfi, menggelontorkan dana sebesar Rp7,6 triliun guna membiayai subsidi 250 juta liter minyak goreng kemasan per bulan atau setara 1,5 miliar liter selama 6 bulan bagi masyarakat.

"Kebijakan sudah disosialisasikan kepada semua produsen minyak goreng dan ritel modern, pada prinsipnya para produsen dan ritel modern mendukung kebijakan pemerintah ini untuk menstabilkan harga," kata Lutfi.

BACA JUGA : Pemkot Jakpus Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng Murah

Pada kesempatan sama, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) karena pemerintah sudah menjamin pasokan dan stok minyak goreng harga Rp14 ribu per liter mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.

"Dengan kebijakan ini kami harap masyarakat bisa mendapat minyak goreng dengan harga terjangkau dan di sisi lain produsen juga tidak dirugikan," ujarnya.

BACA JUGA : Cerita Harga Minyak Goreng Mahal di Negeri Kaya Sawit

Untuk melancarkan program tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 02 Tahun 2022 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor. Beleid ini mulai berlaku pada 24 Januari 2022.

Dalam beleid tersebut, Lutfi mengatur ekspor Crude Palm Oil (CPO), Refined, Bleached, and Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein), dan Used Cooking Oil (UCO) dilakukan melalui mekanisme perizinan berusaha berupa Pencatatan Ekspor (PE).

BACA JUGA : Pria Cabul Jotos Biduan saat Manggung Ditangkap!

Untuk mendapatkan PE, eksportir harus memenuhi persyaratan antara lain Surat Pernyataan Mandiri bahwa eksportir telah menyalurkan CPO, RBD Palm Olein, dan UCO untuk kebutuhan dalam negeri.

Hal itu dilampirkan dengan kontrak penjualan; rencana ekspor dalam jangka waktu enam bulan; dan rencana distribusi ke dalam negeri dalam jangka waktu enam bulan.(lal)