Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanMenteri KKP Dorong Unit Teknis Jadi Lokomotif Ekonomi Kelautan

Menteri KKP Dorong Unit Teknis Jadi Lokomotif Ekonomi Kelautan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia agar menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan negara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“UPT itu corenya KKP, sebagai bentuk kehadiran negara langsung di tengah masyarakat kelautan dan perikanan. Produktivitas UPT tidak sebatas pelayanan tapi juga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan negara,” kata Menteri Trenggono dalam siaran pers KKP di Jakarta, Selasa.

BACA JUGA : KKP Perlu Penguatan Armada Untuk Tingkatkan Ekspor Ikan Tuna – Nusadaily.com

Ia mengemukakan bahwa KKP memiliki seratusan UPT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Dari jumlah itu, ujar dia, 15 di antaranya di bawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), salah satu sektor yang menjadi fokus Menteri Trenggono.

Trenggono mengakui perlunya inovasi dalam mengelola UPT, khususnya di sektor perikanan budidaya. Sebagai contoh yang dapat diterapkan yakni memanfaatkan lahan-lahan UPT yang menganggur menjadi tambak udang maupun kolam ikan.

BACA JUGA : TNI AL, KKP, Bakamla hingga Nelayan Harus Kuasai ZEE Natuna – Noktahmerah.com

Dengan inovasi, lanjutnya, kehadiran UPT tidak hanya untuk melayani tapi juga menjadi model bisnis yang dapat ditiru oleh masyarakat.

Bila ini berjalan, Menteri Trenggono optimistis masyarakat akan sejahtera, pendapatan negara dari sektor kelautan dan perikanan pun meningkat.

“Harus bisa dihitung dampak ekonominya UPT ke masyarakat dan negara. Dengan begitu, manfaat dari UPT terukur. Produktivitas itu harus kita buktikan,” katanya.

BACA JUGA : Mulai Besok Tempat Wisata di Kabupaten Malang Dibuka Kembali – Javasatu.com

Menteri Kelautan dan Perikanan juga meminta jajarannya di DJPB untuk membangun UPT baru di 2021 yang fokus pada komoditas tertentu seperti udang, ikan dan juga lobster.

Namun, masih menurut dia, pembangunan tersebut tetap harus melalui kajian sehingga punya nilai ekonomi dan tidak merusak lingkungan.(lal)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

PHK Besar-besaran Guncang Startup, Ini Penyebabnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dua perusahaan rintisan atau startup tanah air, PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja dan Zenius Education belum lama ini...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily