Selasa, November 30, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanMenteri ESDM: Tambahan Pembangkit di Sulut Akan Dipenuhi dari EBT

Menteri ESDM: Tambahan Pembangkit di Sulut Akan Dipenuhi dari EBT

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan tambahan pasokan listrik di Sulawesi Utara akan dipenuhi dari pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Peningkatan pasokan listrik tersebut sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN periode 2021-2030. Yang mengutamakan pembangkit listrik dengan sumber EBT.

BACA JUGA : PLN Kalbar Manfaatkan EBT Guna Perkuat Sistem Kelistrikan Khatulistiwa

“Ke depan, kita akan memanfaatkan sumber-sumber energi terbarukan yang banyak tersedia di Sulawesi Utara untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pasokan listrik masyarakat. Karena itu, maka kita akan persiapkan,” ujar Menteri Arifin usai mengunjungi PT PLN (Persero) UP2B Sistem Minahasa, Sulut, Kamis (25/11/2021).

Dalam rilis Kementerian ESDM yang dikutip di Jakarta, Jumat, disebutkan Menteri ESDM melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sulut untuk memastikan ketersediaan pasokan listrik bagi masyarakat di provinsi tersebut.

BACA JUGA : Politisi Bakal Pusing, KPU: Pemilu yang Wajib Serentak hanya Memilih DPR-DPD-Presiden

Ia mengatakan saat ini pasokan listrik di Sulut dalam kondisi yang sangat aman.

“Setelah mendapat penjelasan dari Direksi PLN, dapat disimpulkan bahwa pasokan listrik untuk masyarakat Sulawesi Utara, sangat aman karena reserve margin yang tersedia sangat mencukupi yakni mencapai 41,79 persen,” katanya.

BACA JUGA : Potensi SDA Air di Sulsel Terbanyak Dukung EBT

Dalam RUPTL PLN 2021-2030, wilayah Sulawesi akan dibangun pembangkit listrik sebesar 783,09 MW. Tambahan pembangkit tersebut lebih banyak berasal dari EBT yakni sebesar 397,09 MW (51 persen) dan sisanya pembangkit fosil berkapasitas 386 MW (49 persen).

Sementara, untuk sistem isolated Talaud, PLTU Talaud 2×3 MW direncanakan akan dioperasikan dengan energi biomassa pada 2022.

BACA JUGA : Pangdam Jaya dan Kapolda Metro akan Tumpas Debt Collector!

Dalam kesempatan ini, Menteri Arifin juga menyinggung mengenai kesiapan pasokan listrik pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang.

Menurut dia, jika melihat kapasitas terpasang dan reserve margin pembangkit listrik, yang tersedia, maka dapat dipastikan pasokan listrik pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 akan tercukupi.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR